Doa Niat Puasa Tata Cara Bacaan Sholat

Ringkasan Khutbah Idul Adha 2018 1439 h Menarik Yang Menggetarkan Jiwa

Ringkasan Khutbah Idul Adha 2018 1439 h Menarik Yang Menggetarkan Jiwa - Tibanya waktu hari raya idul adha adalah momen yang selalu di tunggu-tunggu oleh segenap umat muslim dari semua kalangan, bukan karena pada saat tersebut hanya sebatas menjadi waktu pelaksanaan ibadah haji serta sholat ied, tetapi ada yang lebih dari itu. Di mana hal ini bisa membuat semua orang merasa gembira dengan kedatangannya yaitu terjadinya penyembelihan hewan qurban yang kemudian nanti hasil dari hewan yang di sembelih tersebut di bagikan pada setiap orang.

Idul adha juga menjadi momen yang sangat istimewa. di mana pada saat tersebut tidak hanya mampu membuat gembira banyak orang dengan makanan-makanan enak, tetapi hari raya tersebut bisa di manfaatkan untuk lebih memupuk amal kebaikan, segala amal ibadah di lipat gandakan serta memiliki keutamaan lebih. Contohnya dari beberapa kategori ibadah sunnah berupa puasa arafah dan juga tarwiyah pada tanggal 8 dan 9 idul adha, serta amalan sunnah lainnya.

Pada halaman ini admin tidak akan membahas semua yang berkaitan dengan amalan idul adha, namun lebih fokus pada materi atau contoh khutbah idul adha yang akan di butuhkan tepat pada hari raya ketika pelaksanaan sholat ied. Mengenai masalah khutbah sebanarnya banyak sekali contoh yang bisa di jadikan bahan pembahasan seperti tentang kisah nabi ibrahim dan putranya ismail, tentang hikmah dan sejarah di wajibankannya qurban dan masih banyak yang lainnya.

Ringkasan Khutbah Idul Adha 2018 1439 h Menarik Yang Menggetarkan Jiwa

Tetapi meskipun begitu, materi yang akan di bawakan dalam penyampain khutbah idul adha, harus benar-benar rapi, terutama tata bahasa serta penyampainnya. Tujuan tiada lain agar orang yang mendengarkan bisa lebih mengerti apa yang di bahas oleh khotib dan lebih khusu mendengarkannya. Maka dari itu alangkah baik jika contoh khutbah idul adha singkat di bawah ini di pelajari dengan baik, barang kali kalian para khatib ingin menggunakannya.

Contoh Khutbah Idul Adha 2018 / 1439 H

Khutbah 1

الله أكبر الله أكبر الله أكبر، الله أكبر الله أكبر الله أكبر، الله أكبر الله أكبر الله أكبر
اللهُ اَكْبَرْ كَبِيْرًا وَالحَمْدُ لِلّهِ كثيرا وسبحان الله بُكْرَةً وَأصِيْلاً لاَ اِلَهَ اِلاَّ اللهُ وَاللهُ اَكْبَرْ
اللهُ اَكْبَرْ وَ للهِ اْلحَمْدُ

اْلحَمْدُ للهِ اْلحَمْدُ للهِ الّذي هَدَانَا سُبُلَ السّلاَمِ، وَأَفْهَمَنَا بِشَرِيْعَةِ النَّبِيّ الكَريمِ، أَشْهَدُ أَنْ لَا اِلَهَ إِلَّا الله وَحْدَهُ لا شَرِيك لَه، ذُو اْلجَلالِ وَالإكْرام، وَأَشْهَدُ أَنّ سَيِّدَنَا وَنَبِيَّنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَ رَسولُه، اللّهُمَّ صَلِّ و سَلِّمْ وَبارِكْ عَلَى سَيِّدِنا مُحَمّدٍ وعلى اله وأصْحابِهِ وَالتَّابِعينَ بِإحْسانِ إلَى يَوْمِ الدِّين، أما بعد: فيايها الإخوان، أوصيكم و نفسي بتقوى الله وطاعته لعلكم تفلحون، قال الله تعالى في القران الكريم: أعوذ بالله من الشيطان الرجيم، بسم الله الرحمان الرحيم: يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا اتَّقُوا الله وَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًا، يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ الله وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا وقال تعالى يَا اَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا اتَّقُوْا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ

Allahu Akbar 3x walillahilhamd.

Kaum muslimin dan muslimat jamaah Idul Adha yang berbahagia. Segenap puji dan syukur marilah kita panjatkan kehadirat Allah swt, yang telah memberikan berbagai kenikmatan dalam jumlah yang begitu banyak sehingga kita bisa hadir di pagi ini dalam prosesi pelaksanaan shalat Idul Adha dan setelah itu akan melaksanakan pemotongan hewan qurban. Bahwa hadiranya kita disini bersamaan dengan hadiranya jamaah haji yang sedang menyelesaikan pelaksanaan manasik haji di tanah suci Makkah. Semuanya berkat nikmat iman dan Islam serta nikmat kesempatan. Teiring dengan itu shalawat dan salam semoga selalu tercurah kepada Nabi Muhammad saw, beserta keluarga, sahabat dan para pengikutnya yang setia serta para penerus dakwahnya hingga hari kiamat kelak.

Allahu Akbar 3x walillahilhamd.

Kita akan mencoba mengenang kembali sosok Nabi Ibrahim as beserta keluarganya; Ismail as dan Siti Hajar pada hari ini, karena keagungan pribadinyalah bahkan Nabi Muhammad saw, menjadikannya pelajaran dan keteladanan darinya, sebagaimana Allah swt, berfirman:

قَدْ كَانَتْ لَكُمْ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ فِي إِبْرَاهِيمَ وَالَّذِينَ مَعَهُ

“Sesungguhnya telah ada suri teladan yang baik bagimu pada Ibrahim dan orang-orang yang bersama dengan dia.” (QS. Al Mumtahanah : 4)

Dalam kesempatan khutbah Idul Adha 1439 Hijriyah ini ada empat pilar ajaran kebenaran yang sangat esiensial yang patut dijadikan teladan (rol model) untuk kita implementasikan dalam kehidupan sehari-hari baik sebagai rakyat biasa ataupun sebagai seorang pemimpin.

1. Loyalitas Terhadap Pimpinan

Dalam diri Nabi Ibrahim as terpancar sosok kepribadian pesuruh Allah yang mempunyai komitmen yang luar biasa dalam hal loyalitasnya kepada Allah swt. Hal ini dapat dilihat ketika diperintahkan Allah swt untuk menempatkan isterinya Siti Hajar dan anaknya Ismail di Makkah, meskipun dalam kondisi sangat berat harus berpisah dan menempatkannya di daerah yang belum ada tanda-tanda kehidupan, namun oleh karena sebuah perintah tetap dilaksanakannya.

Demikian juga halnya dengan perintah untuk melaksanakan qurban dengan menyembelih putranya Ismail yang tentu merupakan perintah yang sangat berat, namun dengan komitmen demi menjaga loyalitas kepada pemimpin yakni Allah swt., itupun dilaksanakannya bahkan tanpa dinyana putranya Ismailpun menunjukkan komitmen loyalitas yang sangat luar biasa sebagaimana tergambar dalam firman Allah swt:

فَلَمَّا بَلَغَ مَعَهُ السَّعْيَ قَالَ يَا بُنَيَّ إِنِّي أَرَىٰ فِي الْمَنَامِ أَنِّي أَذْبَحُكَ فَانْظُرْ مَاذَا تَرَىٰ ۚ قَالَ يَا أَبَتِ افْعَلْ مَا تُؤْمَرُ ۖ سَتَجِدُنِي إِنْ شَاءَ اللَّهُ مِنَ الصَّابِرِينَ

Maka tatkala anak itu sampai (pada umur sanggup) berusaha bersama-sama Ibrahim, Ibrahim berkata: "Hai anakku sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka fikirkanlah apa pendapatmu!" Ia menjawab: "Hai bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu; insya Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar (QS:As-Saffat Ayat 102).

Oleh karena itu, seyogianya juga semua kita sebagai hamba Allah dan sekaligus sebagai rakyat dituntut untuk mentaati segala ketentuan yang datang dari Allah swt, dalam kondisi suka atau duka, berat atau ringan, lapang atau susah, bahkan dalam kondisi apapun merupakan keharusan untuk berkomitmen taat atau loyal kepada perintah-Nya, sebagaimana dalam firman-Nya:

إِنَّمَا كَانَ قَوْلَ الْمُؤْمِنِينَ إِذَا دُعُوا إِلَى اللَّهِ وَرَسُولِهِ لِيَحْكُمَ بَيْنَهُمْ أَنْ يَقُولُوا سَمِعْنَا وَأَطَعْنَا ۚ وَأُولَٰئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ

Sesungguhnya jawaban oran-orang mukmin, bila mereka dipanggil kepada Allah dan rasul-Nya agar rasul menghukum (mengadili) di antara mereka ialah ucapan. "Kami mendengar, dan kami patuh". Dan mereka itulah orang-orang yang beruntung (QS:An-Nur Ayat 51).

Ketataan itu tidak saja dipertontonkan Nabi Ibrahim as ketika mendapat nikmat atau tatkala dihari tuanya, namun loyalitas itu telah lahir sejak masih muda sampai akhir hayatnya. Hal ini dapat dilihat dari potret kisah tentang menghancurkan berhala yang dilakukan Nabi Ibrahim as saat masih muda belia dan bandingkan dengan pelaksanaan perintah menyembelihan putranya Ismail yang sudah tua tetap beliau laksanakan.

Sebagai seorang bawahan kita harus menujukan loyalitas terhadap pimpinan dengan segenap menjalan perintah atau titahnya sebagai amanah yang dipercayakan kepada kita tanpa harus bertanya mengapa harus saya atau mengapa harus yang ini bukankah sudah ada standar operasional prosedur dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsi. Demikian juga seorang pimpinan sangatlah wajar ketika perintahnya sudah dilaksanakan oleh bawahannya memberi reward atau penghargaan yang tinggi atas loyalitas bawahnnya.

Demikian yang telah diwariskan oleh Nabi Ibrahim as, dengan loyalitasnya yang tinggi Allah swt, memberi gelar dengan khalilullah (kekasih Allah), sementara loyalitas Ismail Allah swt, mengangkatnya sebagai Rasul untuk menyambung risalah ayahandanya Ibrahim as.

Allahu Akbar 3x walillahilhamd.

Kaum Muslimin Yang Dimuliakan Allah swt.

2. Segala Bentuk Kebatilan Harus Dilenyapkan

Tidak ada istilah kompromi dalam segala bentuk kebatilan, dan segala bentuk kebatilan harus dihalau dan tidak pantas untuk dituruti, bahkan harus kita jadikan sebagai musuh bersama yang selalu diwaspadai setiap saat dan tempat, bahkan kebatilan akan selalu dihembuskan oleh syaitan sehingga saatnya kita perangi, oleh karena itu dalam ibadah haji ada kewajiban melontar yang melambangkan permusuhan kepada syaitan, sebagaimana Allah swt berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا ادْخُلُوا فِي السِّلْمِ كَافَّةً وَلَا تَتَّبِعُوا خُطُوَاتِ الشَّيْطَانِ ۚ إِنَّهُ لَكُمْ عَدُوٌّ مُبِينٌ

Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam keseluruhan, dan janganlah kamu turut langkah-langkah syaitan. Sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagimu (QS. Al Baqará : 208).

Bahkan seruan Allah swt, agar memperlakukan syaitan sebagai musuh tidak hanya ditujukan kepada orang-orang yang beriman, tapi juga kepada seluruh umat manusia, karena ada kebutuhan- kebutuhan manusia yang harus dipenuhinya dan itu tidak boleh menghalalkan segala cara dalam upaya mencapainya, hal ini karena Allah swt tidak membenarkan upaya yang menghalalkan segala cara, sebagaimana berfirman-Nya:

يَا أَيُّهَا النَّاسُ كُلُوا مِمَّا فِي الْأَرْضِ حَلَالًا طَيِّبًا وَلَا تَتَّبِعُوا خُطُوَاتِ الشَّيْطَانِ ۚ إِنَّهُ لَكُمْ عَدُوٌّ مُبِينٌ

Hai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan; karena sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagimu (QS. Al Baqarah :168).

Meletakan dan menjadikan posisi syaitan sebagai musuh dalam kehidupan adalah keinginan bersama, karena sesungguhnya kita sangat mendambakan kedamaian hidup, sementara syaitan selalu menanamkan perselisihan, permusuhan kepada manusia hingga akhirnya terjadi perperangan; tidak hanya dengan kata-kata tapi juga perang secara fisik seperti tawuran antar kampung dan pelajar sehingga harus memakan korban harta dan jiwa yang sedemikian banyak serta membawa dampak dendam, dan ini sebenarnya tidak dikehendaki oleh manusia, Allah swt berfirman:

وَقُلْ لِعِبَادِي يَقُولُوا الَّتِي هِيَ أَحْسَنُ ۚ إِنَّ الشَّيْطَانَ يَنْزَغُ بَيْنَهُمْ ۚ إِنَّ الشَّيْطَانَ كَانَ لِلْإِنْسَانِ عَدُوًّا مُبِينًا

Dan katakanlah kepada hamha-hamba-Ku: "Hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang lebih baik (benar). Sesungguhnya syaitan itu menimbulkan perselisihan di antara mereka. Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagi manusia (QS Al-Isra :53).

Dalam situasi dan kondisi sesulit apapun yang kita alami, hal itu tidak boleh membuat kita menjadikannya sebagai alasan untuk menghalalkan segala cara untuk memenuhi keinginan dengan cara korupsi uang rakyat, pengedar norkoba dan sebagainya. Demikian juga bagi yang mengalami kesenangan hidup tidak akan sampai lupa diri, susah dihadapi dengan kesabaran dan senang dijalani dengan rasa syukur kepada Allah swt, inilah yang membuat seorang mukmin menjadi pribadi yang mengagumkan, sebagaimana Rasulullah saw bersabda:

“Menakjubkan urusan orang beriman, sesungguhnya semua urusannya baik baginya dan tidak ada yang demikian itu bagi seseorang selain bagi seorang mukmin. Kalau ia memperoleh kesenangan ia bersyukur dan itu baik baginya. Kalau ia tertimpa kesusahan, ia sabar dan itu baik baginya.” (HR. Ahmad dan Muslim).

Ma’asyiral Muslimin Rahimakumullah.

3. Adanya Nilai-Nilai Islam Dalam Prinsip Hidup

Nabi Ibrahim as sangat khawatir bila tidak ada generasi baru yang akan melanjutkan keberlangsungan penanaman dan penyebaran nilai-nilai yang Islami karenanya ia mendambakan anak, tidak semata-mata untuk melanjutkan keturunan apalagi hanya ingin sekedar mewariskan harta dan tahta namun semata-mata ingin melanjutkan misi perjuangan kemanusian yang Islami, saat ketika usianya memasuki usia renta kekhawatiran itu semakin dalam yang membuatnya harus menikah dengan Siti Hajar sehingga lahirlah anak yang diberi nama dengan Ismail, bahkan dari Siti Sarah pun yang sudah tua lahir anak yang diberi nama dengan Ishak, sehingga Nabi Ibrahim as bersyukur atas karunia Allah swt, sebagaimana dalam lantunan do’anya:

الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي وَهَبَ لِي عَلَى الْكِبَرِ إِسْمَاعِيلَ وَإِسْحَاقَ ۚ إِنَّ رَبِّي لَسَمِيعُ الدُّعَاءِ

رَبِّ اجْعَلْنِي مُقِيمَ الصَّلَاةِ وَمِنْ ذُرِّيَّتِي ۚ رَبَّنَا وَتَقَبَّلْ دُعَاءِ

Segala puji bagi Allah yang telah menganugerahkan kepadaku di hari tua(ku) Ismail dan Ishaq. Sesungguhnya Tuhanku, benar-benar Maha Mendengar (memperkenankan) doa. Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang-orang yang tetap mendirikan shalat, ya Tuhan kami, perkenankanlah doaku (QS:Ibrahim Ayat 39-40)

Menjadi kewajiban setiap kita untuk melaksanakan tugas-tugas dakwah Islamiyah, dalam arti yang luas mengajak, menyeru dan memanggil setiap orang agar beriman dan taat kepada Allah swt, dengan cara yang bijaksana. Ini merupakan tugas yang penting dan mulia karena melanjutkan tugas para nabi, sebuah tugas yang amat dibutuhkan dalam kehidupan umat manusia, jangankan bagi orang yang kafir, bagi orang baik saja tetap membutuhkan dakwah apalagi orang yang belum baik.

Melaksanakannya dibutuhkan pengorbanan waktu, tenaga, dana, perasaan dan bahkan segala yang kita miliki. Oleh sebab itu, manakala kita melaksanakan tugas dakwah dan orang yang kita dakwahkan menjadi baik, maka pahala kebaikannya akan kita dapatkan juga, sebagaimana Rasulullah saw bersabda:

مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ.

“Barangsiapa yang menunjukkan pada suatu kebaikan, maka baginya seperti pahala orang yang mengerjakannya.” (HR. Ahmad, Muslim, Abu Daud dan Tirmudzi).

Dalam situasi dan kondisi kehidupan kita sekarang, nilai-nilai pelajaran yang begitu banyak dari para Nabi dan Rasul menjadi penting untuk kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga perjalanan hidup kita selalu dalam bingkai kebaikan dan kebenaran, jangan sampai hidup kita ini bergelimang dengan noda dosa, keburukan dan kejelakan, bahkan jika hanya hidup ini diisi dengan keburukan rasa malu tidak saja kita pikul sendiri tapi juga bagi anak, keluarga dan sanak family kita yang lain, jika seseorang menjadi terdakwa sebagai pembunuh, atau koruptor, maka anak isteri juga menanggung malu karena akan dikatakan orang sebagai anak pembunuh atau isteri dari seorang koruptor.

Allahu Akbar 3x walillahilhamd.

4. Rela Berkurban Dan Penuh Ikhlas

Sesi dan pilar ini dapat kita ambil dari pelaksanaan perintah ibadah qurban yang dilaksakan hanya satu kali dalam setahun, jika kita bandingkan dan dihitung betapa banyakkah nikmat Allah swt, yang telah kita terima dan kita pergunakan? Sungguh sangatlah pantas berqurban karena dengan berqurban diri kita semakin dekat dengan Allah swt. Sementara itu hubungan sosial tetap terjalin dan semakin indah sesama mahkluk Allah termasuk menjaga binatang dan tumbuhan yang ada di bumi ini agar tidak punah karena keserakahan manusia dalam memburunya.

Menjaga kelestarian alam semesta agar terus selaras dan seimbang juga risalah Nabi dan Rasul, juga menjadi tugas setiap kita dan jangan malah merusaknya, sehingga kita terhindar dari sifat lalai dari mensyukuri nikmat Allah swt. Dari pelaksanaan ibadah qurban merupakan pendidikan keikhlasan dalam beramal. Seorang Muslim yang rela berqurban pada setiap tahunnya berarti telah melakukan sebuah latihan beramal yang diliputi oleh rasa ikhlas. Sikap ikhlas dalam beramal merupakan salah satu kunci dalam beribadah qurban, sebagaimana yang telah dicontohkan oleh Nabiullah Ibrahim as dengan putranya Ismail dan isterinya Siti Hajar.

Teladan ini adalah merupakan sebuah contoh yang sangat monumental yang patut ditiru oleh generasi Muslim sepanjang zaman bahkan tidak akan pernah pudar. Perjuangan dan pengorbanan Nabi Ibrahim as serta anak beliau Nabi Ismail as yang berjuang menaklukkan godaan syaitan.

Syaitan membujuk mereka supaya mengurungkan perintah Allah swt., dengan tidak perlu menyembelih putera tersayang Ismail yang remaja belia yang diharapkan menjadi pengganti dan penerus cita-cita menegakkan dan mendakwahkan kalimat tauhid yang menjadi inti aqidah Islam. Sejarah Nabi Ibrahim as sudah seharusnyalah kita ketahui bersama dalam rangka memetik hikmah dari tauladan yang ditampakkan beliau.

Memang tidak mudah menyakini sebuah perintah melalui sebuah mimpi, apalagi syaitan datang menggoda dalam upaya menggagalkan perintah tersebut. Namun petunjuk Allah swt, jua yang menyebabkan keluarga Nabi Ibrahim as ini yakin seyakin- yakinnya akan kebenaran perintah ini datangnya dari Allah swt. Oleh sebab itu setiap yang diperintahkan Allah swt., kepada hamba-Nya pasti mengandung hikmah dan pelajaran, baik yang menjalankannya maupun bagi masyarakat sekitarnya. Tak terkecuali dengan ibadah qurban ini. Oleh sebab itu dipenghujung wasiat khutbah ini beberapa hikmah atau manfaat dari ibadah qurban di antaranya adalah:

1. Akan disediakan pahala yakni diumpamakan seperti banyaknya bulu binatang yang disembelih. Ini merupakan penggambaran betapa besarnya pahala ibadah qurban ini, sebagaimana disabdakan Nabi SAW,”Pada setiap bulunya itu kita memperoleh satu kebaikan.” (HR Imam Ahmad dan Ibnu Majah).

2. Antara hamba dengan Allah SWT yang semakin dekat, apalagi jika penyembelihan qurban dilaksanakan sendiri oleh yang berqurban. Ibadah ini bertujuan mendekatkan diri kepada Allah swt.

3. Memantapkan rasa solidaritas sosial dengan sesama ummat Islam dan dengan umat lainnya, sehingga kesenjangan yang ada bisa terhapus terlebih lagi kondisi krisis ekonomi seperti sekarang ini ditambah lagi dengan konflik kemasyarakatan yang mengganggu ketenangan hidup berbangsa bernegara ini. Hal ini memang sejalan dengan makna yang terkandung di dalam ajaran yang sangat hanif ini, yaitu adanya dimensi sosial dengan penyaluran daging qurban, di samping dimensi vertikal antara hamba dengan Tuhan sebagai manifestasi ketaatan dalam menjalankan perintah Allah swt.

4. Mentarbiyah (mendidik) seorang muslim yang melaksanakan qurban menjadi orang yang pandai bersyukur atas segala kenikmatan yang telah diberikan oleh Allah swt sebagaimana termaktub dalam firman-Nya dalam surat Al Kaustar ayat 1-3:

“Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu nikmat yang banyak. Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu dan berkorbanlah. Sesungguhnya orang-orang yang membenci kamu dialah yang terputus (berkah dan rahmat Allah).”(QS. Al Kaustar [108] 1-3).

5. Sebagai buktik bahwa kita termasuk orang-orang yang taat dalam menjalankan perintah Allah swt., karena dengan melaksanakan perintah agama, maka hidup akan diridhai, diberkahi dan senantiasa dirahmati oleh Allah swt., sehingga kebahagiaan hidup pun akan menjelma dan dirasakan.

Akahirnya lewat momentum Idul Adha ini membuktikan bahwa kita memiliki kesadaran sejarah, khususnya kehidupan serta perjuangan para Nabi dan Rasul Allah swt., yang penuh onak dan duri (tantangan dan ujian berat). Kesadaran sejarah ini tentu akan membuat kita berusaha semaksimal mungkin untuk mengorbankan apa saja yang kita miliki, demi rahmat dan keridhaan Allah swt., bagi diri dan kehidupan kita. Marilah kita tutup khutbah ibadah shalat Ied kita pada hari ini dengan berdo’a:

Ya Allah, tolonglah kami, sesungguhnya Engkau adalah sebaik-baik pemberi pertolongan. Menangkanlah kami, sesungguhnya Engkau adalah sebaik-baik pemberi kemenangan. Ampunilah kami, sesungguhnya Engkau adalah sebaik-baik pemberi pemberi ampun. Rahmatilah kami, sesungguhnya Engkau adalah sebaik - baik pemberi rahmat. Berilah kami rizki sesungguhnya Engkau adalah sebaik-baik pemberi rizki. Tunjukilah kami dan lindungilah kami dari kaum yang dzalim dan kafir.

Ya Allah, perbaikilah agama kami untuk kami, karena ia merupakan benteng bagi urusan kami. Perbaiki dunia kami untuk kami yang ia menjadi tempat hidup kami. Perbaikilah akhirat kami yang menjadi tempat kembali kami. Jadikanlah kehidupan ini sebagai tambahan bagi kami dalam setiap kebaikan dan jadikan kematian kami sebagai kebebasan bagi kami dari segala kejahatan.

Ya Tuhan kami, beri ampunlah kami dan saudara-saudara kami yang telah beriman lebih dahulu dari kami, dan janganlah Engkau membiarkan kedengkian dalam hati kami terhadap orang-orang yang beriman; Ya Tuhan kami, sesungguhnya Engkau Maha Penyantun lagi Maha Penyayang. Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa.

بَارَكَ اللهُ لِي وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ وَنَفَعَنِي وَاِيِّاكُمْ بما فيه مِنَ الآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ. وَتَقَبَّلْ مِنِّيْ وَمِنْكُمْ تِلاوَتَهُ اِنّهُ هُوَ السَّمِيْعُ اْلعَلِيْمُ.. فَاسْتَغْفِرُوْا اِنَّهُ هُوَاْلغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ

Khutbah Ke 2

اللهُ اَكْبَرْ (3×) اللهُ اَكْبَرْ (4×) اللهُ اَكْبَرْ كبيرا وَاْلحَمْدُ للهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ الله بُكْرَةً وَ أَصْيْلاً لاَ اِلَهَ اِلاَّ اللهُ وَاللهُ اَكْبَرْ اللهُ اَكْبَرْ وَللهِ اْلحَمْدُ
اَلْحَمْدُ للهِ عَلىَ إِحْسَانِهِ وَالشُّكْرُ لَهُ عَلىَ تَوْفِيْقِهِ وَاِمْتِنَانِهِ. وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ اِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الدَّاعِى إلىَ رِضْوَانِهِ. اللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وِعَلَى اَلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَسَلِّمْ تَسْلِيْمًا كِثيْرًا

أَمَّا بَعْدُ فَياَ اَيُّهَا النَّاسُ اِتَّقُوااللهَ فِيْمَا أَمَرَ وَانْتَهُوْا عَمَّا نَهَى وَاعْلَمُوْا أَنَّ اللهَ أَمَرَكُمْ بِأَمْرٍ بَدَأَ فِيْهِ بِنَفْسِهِ وَثَـنَى بِمَلآ ئِكَتِهِ بِقُدْسِهِ وَقَالَ تَعاَلَى إِنَّ اللهَ وَمَلآئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلىَ النَّبِى يآ اَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا. اللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلِّمْ وَعَلَى آلِ سَيِّدِناَ مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَنْبِيآئِكَ وَرُسُلِكَ وَمَلآئِكَةِ اْلمُقَرَّبِيْنَ وَارْضَ اللّهُمَّ عَنِ اْلخُلَفَاءِ الرَّاشِدِيْنَ أَبِى بَكْرٍ وَعُمَر وَعُثْمَان وَعَلِى وَعَنْ بَقِيَّةِ الصَّحَابَةِ وَالتَّابِعِيْنَ وَتَابِعِي التَّابِعِيْنَ لَهُمْ بِاِحْسَانٍ اِلَىيَوْمِ الدِّيْنِ وَارْضَ عَنَّا مَعَهُمْ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

اَللهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَاْلمُؤْمِنَاتِ وَاْلمُسْلِمِيْنَ وَاْلمُسْلِمَاتِ اَلاَحْيآءُ مِنْهُمْ وَاْلاَمْوَاتِ اللهُمَّ أَعِزَّ اْلإِسْلاَمَ وَاْلمُسْلِمِيْنَ وَأَذِلَّ الشِّرْكَ وَاْلمُشْرِكِيْنَ وَانْصُرْ عِبَادَكَ اْلمُوَحِّدِيَّةَ وَانْصُرْ مَنْ نَصَرَ الدِّيْنَ وَاخْذُلْ مَنْ خَذَلَ اْلمُسْلِمِيْنَ وَ دَمِّرْ أَعْدَاءَ الدِّيْنِ وَاعْلِ كَلِمَاتِكَ إِلَى يَوْمَ الدِّيْنِ. اللهُمَّ ادْفَعْ عَنَّا اْلبَلاَءَ وَاْلوَبَاءَ وَالزَّلاَزِلَ وَاْلمِحَنَ وَسُوْءَ اْلفِتْنَةِ وَاْلمِحَنَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ عَنْ بَلَدِنَا اِنْدُونِيْسِيَّا خآصَّةً وَسَائِرِ اْلبُلْدَانِ اْلمُسْلِمِيْنَ عآمَّةً يَا رَبَّ اْلعَالَمِيْنَ. رَبَّنَا آتِناَ فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ. رَبَّنَا ظَلَمْنَا اَنْفُسَنَا وَاإنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُوْنَنَّ مِنَ اْلخَاسِرِيْنَ. عِبَادَاللهِ ! إِنَّ اللهَ يَأْمُرُنَا بِاْلعَدْلِ وَاْلإِحْسَانِ وَإِيْتآءِ ذِي اْلقُرْبىَ وَيَنْهَى عَنِ اْلفَحْشآءِ وَاْلمُنْكَرِ وَاْلبَغْي يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ وَاذْكُرُوا اللهَ اْلعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوْهُ عَلىَ نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرْ

Itulah di antara contoh dari khutbah idul adha yang bisa kalian jadikan sebagai bahan pembahasan pada waktunya nanti. Sebelumnya kami mohon maaf apabila pembahasannya cukup sederhana tidak begitu spesial, meskipun begitu semoga saja bermanfaat bagi kita semua . Dan silahkan cari lagi semua pembahasan yang masih berkaitan dengan ringkasan khutbah idul adha 2018 1439 h menarik yang menggetarkan jiwa paling sedih meneteskan air mata pada website islami ini.

Cara Membaca Doa Niat Puasa Di Bulan Ramadhan Yang Benar Dan Artinya

Dalam kontek beribadah niat adalah salah satu rukun yang wajib di penuhi jika ingin apa yang akan di kerjakannya sempurna dan syah, serta niat juga menjadi awal yang pertama kali harus di lakukan serta menentukan rukun ibadah lainnya baik itu dalam sholat atau berpuasa termasuk juga dalam menjalankan puasa di bula ramadhan yang termasuk amalan wajib tahunan dalam agama islam. Dengan begitu pentingnya niat puasa ramadhan maka halaman ini di sediakan khusus untuk membahas seputar hal tersebut.

Sebelum menginjak pada pembahasan pokok sedikit di ingat kembali mengenai hukum berpuasa di bulan ramadhan ini, seperti sudah di ketahui bersama bahwa kedudukan dari puasa ramadhan ini adalah wajib mutlak adanya tidak bisa di rumah berdasarkan dalil yang shahih serta termasuk pada salah satu rukun islam. Pengertian dari wajib tersebut maksudnya yaitu jika puasa ramadhan di tinggalkan dengan sengaja tanpa ada sebab maka dosa hukumnya dan jika di laksanakan kebaikan berpihak padanya.

Bahkan di karenakan puasa ramadhan memiliki hukum wajib maka kedudukan seperti sholat 5 waktu dalam arti jika ada salah satu yang di tinggalkan baik itu karena sebab tertentu atau tidak, harus di ganti pada hari atau bulan lain dan jika tidak sudah pasti dia termasuk dosa. Serta kewajiban ini juga tetap harus di penuhi meski sebelum mengqadha atau mengganti puasa meninggal dunia dengan cara membayar fidyah oleh pihak keluarganya sesuai ukuran yang sudah di tetapkan dalam agama islam.

Cara Membaca Doa Niat Puasa Di Bulan Ramadhan Yang Benar Dan Artinya

1. Niat Puasa Ramadhan

Selanjutnya menginjak pada pembahasan tentang niat puasa ramadhan bagaimana cara mengucapkannya dan kapan di ucapkan, serta hukumnya seperti apa. Nia dalam berpuasa baik itu wajib atau sunnah termasuk rukun awal yang pertama kali harus di penuhi tidak boleh di tinggalkan, sebab apabila niat tidak ada maka ibadah puasanya juga tidak sah, sehingga kedudukan dari amalan ini termasuk pada hal penting yang harus terpenuhi oleh semua yang akan mengerjakan puasa terutama pada bulan ramadhan.

Berbeda halnya dengan sholat di mana niat ini di hadirkan ketika awal takhbiratul ikhram namun dalam berpuasa niat harus di hadirkan sejak malam hari sebelum datang awal waktu di mulainya berpuasa. Kenapa bisa begitu sebab merasa sangat susahnya menentukan awal pertama kali keluarnya fajar sidiq sebagai tanda awal masuk di mulainya berpuasa, untuk waktunya yaitu di mulai sejak maghrib hingga sebelum datang waktu subuh, dengan bacaan sebagai berikut.

Doa Niat Puasa Di Bulan Ramadhan

Bacaan niat di atas harus selalu di bacakan oleh orang yang hendak mengerjakan puasa, jangan sampai lupa sebab seperti yang dikutip pada pembatasan di atas bahwa posisinya sangat penting. Sedangkan untuk cara mengucapkannya niat ini cukup di hadirkan dalam hati saja, meskipun tidak di ucapkan secara lisan niat ini cukup dalam hati saja. Adapun mengucapkannya hukumnya sunnah agar lebih memantapkan niat yang akan di hadirkan dalam hati.

2. Lupa Niat Puasa

Di antara yang banyak di pertanyakan oleh kalangan masyarakat sekarang ini yaitu mengenai bagaimana jika lupa membaca niat puasa, apakah boleh membacanyadi siang hari?. Mengenai permasalahan ini terjadi perbedaan pendapat di kalangan para ulama, jika menurut madzhab syafi'i tidak sah niat di siang hari sehingga jika lupa di malam hari puasanya harus di ganti namun tetap harus menahan diri layak orang yang berpuasa, sdangkan menurut hanafi tetap sah namun puasanya tidak sempurna.

Sehingga salah satu saran terbaik agar niat puasa tidak selalu lupa, alangkah baiknya sangat di sarankan jika setiap malam bulan ramadhan ikut shalat tarawih berjamaah di masjid sebab biasanya sesudah selesai tarawih imam dan para jemaah selalu bersama-sama mengucapkan niat. Penting hal ini harus di perhatikan karena meskipun membaca niat seolah pekerjaan mudah akan tetapi menentukan pada ibadah yang akan di laksanakan.

3. Niat Puasa Ramadhan Sebulan

Niat Puasa Ramadhan Sebulan Penuh

Mengenai pertanyaan dari niat puasa sebulan hukumnya adalah sunnah namun dalam hal ini berbeda pendapat di kalangan para ulama amdzhan, jika menurut kalangan madzhab syafi'i membaca niat sebulan penuh di awal bulan ramadhan hukumnya sunnah dan hanya berlaku untuk melem pertama saja, jadi malam yang lainnya harus membaca niat lagi sedangkan menurut madzhab maliki sudah cukup niat puasa untuk sebulan meski hari lainnya tidak berniat lagi maka puasanya sah.

Itulah sedikit dari ulasan mengenai pembahasan cara membaca doa niat puasa di bulan ramadhan yang benar dan artinya yang bisa di simak dengan baik. Sebenarnya permasalahan hukum niat dan semua yang berkaitan dengannya alangkah baik jika tidak hanya mempelajari lewat tulisan di media sosial saja akan tetapi langsung padda ustadz atau kiyai setempat agar penjelasannya lebih di pahami, sebab ilmu agama harus benar-benar datang dari seorang yang ahli dan tidak bisa hanya di pahami secara nalar saja.

Tuntunan Tata Cara Bacaan Niat Doa Setelah Sholat Tahajud lengkap

Sholat tahajud adalah satu di antara pekerjaan sunnah yang lebih di utamakan anjurannya guna selalu di laksanakan oleh setiap umat muslim sama seperti sholat istikhoroh sebab tidak hanya sebatas sebagai amalan yang di contohkan langsung baginda nabi saw akan tetapi di dalamnya juga memiliki keutamaan yang cukup luar biasa dan pastinya meliputi pahala yang cukup besar, sebagaimana hal ini banyak di perjelas dalam berbagai keerangan dalil para ulama atau hadits rasul.

Bagi umat islam mendengar kata tahajud, tidak lagi menjadi suatu hal yang asing untuk di dengar bahkan anak yang baru menginjak umur dewasa pun pasti mengetahuinya. Namun sayang sebagian besar dari mereka hanya sebatas mengetahuinya saja tidak sampai hati hendak mengamalkannya apalagi hingga memahami tata cara niat dan doa sholat tahajud secara lengkap dan benar.

Dalam kajian tentang tahajud, memang banyak hal yang harus di bahas agar menjadi pengetahuan bagi para pembacanya shinngga bisa menjadi pendorong pada kesempurnaan pelaksanaan di antaranya seperti tata cara, niat doa sholat tahajud, berapa batasan maksimal dari jumlah rakaat, waktu pelaksaannya dari mulai kapan hingga jam berapa, apakah boleh di berjamaahkan hingga keutamaan yang ada pada sholat tersebut dan bagaimana dalil hadits tentang kesunnahan dari tahajud ini.

Keajaiban Berapa Rakaat Tata Cara Niat Doa Setelah Sesudah Sholat Tahajud

Mengenai tata cara atau panduan lengkap dari sholat tahajud, harus di pahami bahwa tidak ada perbedaan dengan sholat yang biasa di kerjakan yaitu pertama di awali dengan takhbirotul ikhram sambil menghadirkan niat dalam hati serta di akhiri salam setiap 2 rakaat. Memang dari sisi gerakan dan bacaannya sama dengan yang lainnya akan tetapi perbedaannya hanya terdapat pada pelafadzan niat saja yang nanti akan coba kami tulis di bagian bawah serta setelah salam di lanjut dengan membaca doa.

Adapun untuk jumlah rakaat sholat tahajud atau orang banyak menyebutnya dengan nama sholat malam minimal paling sedikit di kerjakan 2 rakaat 1 kali salam, sementara dalam hal batasan maksimal terjadi perbedaan pendapat dari kalangan 4 madzhab. Apabila menurut para ulama dari pihak imam syafi'i dan hambali tidak ada batasan maksimal untuk sholat tahajud jadi boleh di lakukan berapa saja, Adapun hanafi 8 rakaat sedangkan dari kalangan maliki berpendapat paling banyak antara 10 atau 12 rakaat saja.

Dan yang tidak kalah pentingnya yaitu bagaimana tentang waktu tahajud tersebut, dalam hal ini harus di pahami bahwa tahajud termasuk sholat yang memiliki waktu tertentu artinya tidak bisa di kerjakan apabila bukan pada saatnya. Waktu sholat tahajud sebagaimana sudah banyak di jelaskan dalam berbagai pembahasan oleh para ulama baik secara langsung atau dalam kitab-kitab fiqih, bahwa waktu di perbolehkannya mulai setelah sholat isya hingga menjelang datangnya fajar sidiq (subuh) dengan syarat harus tidur terlebih dahulu, dan tidur menjadi syarat mutlak yang harus di penuhi.

Selain pembahasan di atas, sering juga terlontar pertanyaan mengenai apakah sholat tahajud bisa di berjamaahkan? Maka dalam hal ini jawabannya adalah boleh dan tidak makruh apalagi memiliki tujuan agar bisa menjadi pelajaran dan dorongan kepada orang-orang, namun tidak memiliki pahala berjamaah hanya mendapat kebaikan dari maksudnya tersebut. Tetapi berjamaah tersebut bisa menjadi tidak boleh apabila memiliki kesan di syariatkan serta menimbulkan pada perkara yang di haramkan misalnya ada unsur menyakiti dan semisalnya.

Apabila ada di antara saudara yang belum tahu mengenai permasalahan tahajud dan ingin mengerjakannya, maka silahan pahami semua yang ada di atas serta kerjakan sebagaimana sholat pada umumnya dengan tiap 2 rakaat 1 kali salam dan syarat harus tidur terlebih dahulu meskipun hanya sebentar. Sedangkan untuk bacaan niat dan doa setelah atau sesudahnya, maka bisa langsung hafalkan di bawah ini, agar nanti bisa di amalkan dengan baik.

Keajaiban Berapa Rakaat Tata Cara Niat Doa Setelah Sesudah Sholat Tahajud

Keajaiban Berapa Rakaat Tata Cara Niat Doa Setelah Sesudah Sholat Tahajud

Apabila harus di gali lebih jauh, maka pembahasan mengenai sholat tahajud bisa di bilang cukup panjang, bahkan tidak akan memungkinkan apabila semuanya harrus di kupan hanya dalam halaman ini saja secara detail. Maka dari itu silahkan pelajari juga semua hal yang masih ada hubungannya dengan keajaiban berapa rakaat tata cara niat doa setelah sesudah sholat tahajud dan lain sebagainya agar lebih memahami ibadah sunnah ini dengan sempurna baik dan benar.

Bacaan Doa Sebelum Dan Bangun Tidur Agama Islam Tulisan Arab Dan Artinya

Doa sebelum tidur akan menjadi pembahasan kami pada halaman ini yang mana sebelumnya telah di bahas juga mengenai sholawat nabi dan beberapa amalan bacaan lainnya mulai dari sholat sunnah puasa dan doa-doa harian. Buat para pengunjung yang sedang mencari doa mau atau bangun tidur bisa kalian hafal bacaan di bawah ini lalu jika sudah paham langsung di amalkan jangan hanya di baca saja agar lebih bermanfaat.

Sama seperti aktivitas lainnya, dalam agama islam telah di atur segala halnya agar menjadi amal kebaikan serta bernilai ibadah begitu juga untuk tidur. Jika melihat secara mata telanjang, tidur bisa di lakukan dengan cara bagaimana saja bahkan bolah sambil apapun asal nyenyak, seakan tidak perlu memakai tata cara atau adab sebelum tidur padahal dalam islam agar sesuatu bisa menjadi amal kebaikan maka harus memenuhi apa yang sudah di tentukan.

Ada beberapa hal yang perlu di perhatikan dalam adab sebelum tidur, perrtama alangkah baik jika mengambil wudhu terlebih dahulu, jadi kita tidur beada dalam keadaan suci, selanjutnya keadaan tidur di usahakan tidak telanjang bulat, Lalu baca dulu beberapa amalan seperti kulhu falaq binas, ayat kursi, istighfar dan yang lainnya, dan kemudian posisi idur menghadap kiblat layaknya seperti mayat yang ada di dalam kubur.

Doa Sebelum Dan Bangun Tidur Agama Islam Tulisan Arab Dan Artinya

Terakhir jangan lupa membaca doa sebelum tidur dan ketika bangun baca doa setelah tidur, dan inilah yang akan coba kami tulis pada halaman ini. Sebenarnya agak ragu juga untuk membeagikan tulisan ini sebab kami yakin semua umat islam sudah pada paham dengan doa ini apalagi orang dewasa. Tapi meskipun begitu semoga saja bacaan ini akan beranfaat dan masih ada yang mau belajar untuk menghafalnya, silahkan untuk di lihat.

Doa sebelum Dan Bangun Tidur

Itulah amalan dari bacaan doa tidur yang secepatnya bisa di hafal bagi yang belum tahu, cara agar doa ini ceppat hafal maka bisa dengan cara membecanya berulang kali. Silahkan pelajari dengan baik serta bila membutuhkan pembahasan lain yang berkaitan dengan Doa Sebelum Dan Bangun Tidur Agama Islam Tulisan Arab Dan Artinya maka cari pada tulisan sebelumnya dengan mengklik label home yang ada di atas atau lakukan pencarian melalui kotak cari artikel terbaru di sini..

Contoh Sms Kata Ucapan Selamat Menyambut Tahun Baru 2019

Tahun baru adalah awal pergantian tahun yang pasti bergulir sepanjang masa sebagai tanda bawa waktu terus berjalan dari hari ke hari, bulan ke bulan, hingga tahun ke tahun. begitu juga saat ini yang mana baru kemarin 2107 sekarang sudah berada di tahun 2019, tidak terasa berubahnya waktu tersebut bahkan seakan berjalan begitu cepat tanpa ada peringatan dan seakan tidak pernah ada pemberitahuan sebagai pengingat datangnya tahun baru ini.

Mayoritas masyarakat umumnya selalu mengadakan acara-acara khusus dalam penyambutan tahun baru baik itu berupa keagamaan yang di isi oleh amal dan doa hingga acara perayaan yang di lakukan saat detik-detik masuk ucapan tahun baru atau tepatnya puku 00:00 malam tersebut. Memang tidak bisa di hindari setiap tahun baru datang, yang di namakan perayaan selalu saja di lakukan masyarakat bahkan dari tahun ke tahun seakan semakin meriah saja.

Ketika menjelang tahun baru datang orang-orang akan turun ke jalan atau memenuhi tempat-tempat keramaian hanya untuk merasakan kegembiraan tahun baru, mereka di antaranya akan melakukan banyak aktivitas yang tidak umum di lakukan pada hari lainnya seperti yang sudah populer di lakukan adalah adanya perayaan kembang api di berbagai titik perkotaan, dan hal ini seakan sudah menjadi tradisi yang seakan tidak akan pernah bisa di ubah begitu saja oleh siapapun.

Ucapan Tahun Baru

Apalagi sekarang ditambah dengan semakin canggihnya alat komunikasi seperti smartphone yang sudah rata-rata di lengkapi dengan teknologi modern yang bisa di operasikan oleh semua kalangan masyarakat sehingga tahun baru pun tidak hanya di meriahkan dengan kembang api saja tetapi juga pada layanan smartphone tersebut dengan memanfaatkan berbagai media sosial seperti mengirim ucapan tahun baru lewat facebook, whatsapp, instagram, bbm twitter, line, sms, vidio dan lain sebagainya.

Ucapan tahun baru selalu hadir meramaikan dunia internet dengan kata-kata yang menarik lucu romatis kocak berupa ucapan selamat, status tahun baru, pantun, kata mutiara, hikmah, puisi doa yang benar-benar membuat penasaran dan tersentuh para pembacanya. Bahkan tidak hanya sebatas ucapan saja akan tetapi di lengkap dengan gambar foto dp profil unik animasi bergerak wallpaper modern terbaru hasil buatan masing-masing yang rata-rata di tempel pada bagian profil medsos.

Memang dalam membuat kata ucapan selamat tahun baru bisa di bilang susah tapi mudah, susahnya karena untuk merangkai kata harus memiliki keahlian khusus dan mudahnya apabila bingung membuatnya bisa mengambil dari yang sudah di sediakan oleh website tertentu seperti halnya pada pembahasan ini yang nanti bisa di ambil salah satunya baik dalam bahasa inggris sunda arab jawa jepang malayasia cina thailand singapore dan yang lainnya.

Sebenarnya apabila melihat dari sisi hukum agama islam, merayakan tahun baru masehi seperti yang banyak orang-orang lakukan sekarang ini sangat di larang apalagi adanya pesta kembang api benar-benar islam tidak pernah mengajarkannya. Maka dari itu bagi yang beragama muslim mohon di tahan jangan sampai terbawa arus keadaan apalagi hingga menimbulkan sesuatu yanng di larang dallam agama, takutnya kesucian agama islam ternodai hanya karena perayaan tahun baru yang di luar jalur dan berlebihan.

Contoh Ucapan Tahun Baru 2019

Sikaf yangg baik berasal.dari hati yg baik pula
bersihkan hati bersihkan dari segala kesalahan dgn bertaubat
melakukan kebaikan dihari kemudian
selamat menyambut TAHUN BARU 2019


Datangnya tahun baru ini
mari kita sambut dengan kebahagiaan
untuk menyongsong hari di masa depan
Kami Ucapkan Selamat Menyambut Tahun Baru 2019

Dunia yang di penuhi fatamorgana
Menipu diri dengan keindahan suurga
Waktu berlalu tanpa terasa
Kini hadir hari yang kita damba
Selamat tahun baru 2019 untuk sahabat tercinta


Silahkan cermati dengan baik dan gunakan ucapan tahun baru tersebut dengan bijak, ambil salah satunya yang sekiranya cocok menurut pandangan masing-masing serta ingatkan saudara kita di sana jangan sampai penyambutan tahun baru terlalu berlebihan sehingga terbawa arus pada kejelekan. Itu saja sedikit dari ulasan tantang

Pahala Tata Cara Bacaan Doa Niat Puasa sebelum Idul Adha 2018

Tibanya bulan dzulhijjah menjadi kesempatan yang sangat baik bagi umat islam untuk mengisinya dengan berbagai jenis amal kebaikan, karena semua kabaikan yang di lakukan pada sepuluh hari pertama bulan sebelum idul adha memiliki keutamaan pahala yang lebih unggul baik itu mau berupa shadaqah, shalat sunnah, puasa sunnah, ibadah haji, qurban dan lain sebagainya.

Yang dimaksud dengan sepuluh hari pertama puasa idul adha pada bulan dzulhijjah ini, sesungguhnya 9 hari karena pada tanggal 10 adalah hari raya dan di haramkan berpuasa. Pelaksanaan puasa sunnah pada bulan dzulhijjah yaitu mulai dari tanggal 1 hingga tanggal 9 termasuk yang di sebut dengan puasa sunnah arafah dan tarwiyah pada tanggal 8 dan 9 nya.

Banyak sekali keterangan-keterangan atau dalil yang menyebutkan tentang keutamaan puasa sunnah sebelum idul adha baik itu yang langsung tercantum dalam hadits nabi saw atau yang terdapat pada kitab-kitab karangan para ulama. Bahkan nyata dengan jelas di terangkan juga bahwa keunggulan pahala yang ada pada puasa sunnah di bulan dzulhijjah ini sangat besar sekali.

Puasa Idul Adha

Rasulullah shallallaahu 'alaihi wasallam bersabda:

مَا مِنْ أَيَّامٍ أَحَبّ إِلَى اللَّهِ أَنْ يُتَعَبَّدَ لَهُ فِيهَا مِنْ عَشْرِ ذِي الْحِجَّةِ يَعْدِلُ صِيَامُ كُلِّ يَوْمٍ مِنْهَا بِصِيَامِ سَنَةٍ وَقِيَامُ كُلِّ لَيْلَةٍ مِنْهَا بِقِيَامِ لَيْلَةِ الْقَدْرِ

Artinya : Tidak ada hari-hari yang lebih Allah sukai untuk beribadah selain sepuluh hari pertama bulan Dzul Hijjah, satu hari berpuasa didalamnya setara dengan setahun berpuasa, satu malam mendirikan shalat malam setara dengan shalat pada malam Lailatul Qadar

Hadits di atas diriwayatkan oleh Imam Tirimidzi dalam kitab Sunannya (juz I halaman 131, hadits nomor 758). Berikut sanad dan matannya :

حدثنا أبو بكر بن نافع البصري حدثنا مسعود بن واصل عن نهاس بن قهم عن قتادة عن سعيد بن المسيب عن أبي هريرة عن النبي صلى الله عليه وسلم قال ما من أيام أحب إلى الله أن يتعبد له فيها من عشر ذي الحجة يعدل صيام كل يوم منها بصيام سنة وقيام كل ليلة منها بقيام ليلة القدر

Salah satu hadits di atas sudah cukup untuk di jadikan pegangan atau dorongan bagi kita agar bisa mengisi sepeuluh hari pertama bulan dzuilhijjah ini dengan berbagai amal kebaikan baik itu sholat malamnya atau puasa sunnah, terutama arafah dan juga tarwiyah. Jangan sampai kesempatan yang hanya datang satu kali setahun ini berlalu begitu saja tanpa menghasilkan apa-apa darinya.

Jika sudah mengetahui sejauh mana kedudukan daru piasa sunnah di bulan dzulhijjah sebelum idul adha, maka sudah pasti akan langsung menanyakan bagaimana cara pelaksanaan serta bagaimana bacaan niatnya. Dalam melakukan puasa sunnah tidak ada perbedaan dengan puasa yang bisa di lakukan pada bulan ramadhan, namun untuk bacaan niatnya sendiri berikut akan kami tulis di bawah ini.

Niat Puasa Sepuluh Hari Pertama Sebelum Idul Adha

نَوَيْتُ صَوْمَ شَهْرِ ذِي الْحِجَّةِ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى

Nawaitu Shauma Syahri Dilhijati sunnatan Lillahi Ta'alaa

Artinya : Saya niat puasa sunnah bulan Dzulhijjah karena Allah Ta'ala

Bacaan niat puasa di atas adalah untuk puasa dari tanggal 1 - 7 dzulhijjah sementara tanggal 8 serta 9 bisa di lihat pada halaman atau pembahasan lain yang berhubungan dengan penjelasan mengenai puasa sunnah arafah dan tarwiyah yang telah kami bahas secara lengkap meliputi keutamaannya.

Meskipun pembahasan mengenai puasa sebelum idul adha sepuluh hari pertama bulan dzulhijjah ini cukup singkat bahkan mungkin terlalu sedikit. Semoga saja bisa di mengerti tulisannya serta mudah di pahami, sehingga nantinya bisa menjadi pengetahuan bermanfaat yang dapat mendorong diri untuk senantiasa melakukan amal kebaikan terutama puasa dan juga shalat sunnahnya.

Artikel Kata Kata Ucapan Selamat Menyambut Bulan Puasa Ramadhan 2018 Terbaru

Selamat datang bulan penuh rahmat marhaban ya ramadhan, alhamdulillah kita semua masih di berikan kesempatan untuk bisa berjumpa dengan bulan istimewa yaitu ramadhan, dari 12 bulan yang ada ramadhan ini menjadi satu-satunya yang paling di tunggu-tunggu kedatangannya dan alasannya tiada lain karena dalam bulan ramadhan banyak sekali keitimewaan serta keunggulan yang tidak terdapat pada bulan lain baik itu berupa ibadah yang di beri pahala berlipat hingga hal lainnya.

Menjadikannya ramadhan sebagai bulan istimewa, membuat semua umat muslim menunggu kedatangan waktu tersebut untuk di sambut dengan berbagai persiapan, agar ketika nanti sampai pada waktunya sudah siap menjalakan berbagai hal yang di haruskan. Dengan begitu wajar juga jika kedatangan ramadhan di sambut juga dengan berbagai kebahagiaan yang di simbolkan dengan ucapan sama halnya saat melakukan ucapan buka puasa dan sahur di malam-malam ramadhan.

Sebenarnya menyambut ramadhan dengan ucapan atau kata-kata indah, romantis lucu bukan keharusan bahkan semestinya jangan di prioritaska, tetapi namanya manusia selalu saja ingin memberikan antusisnya dengan sesuatu yang bisa mengingatkan temannya. Bahkan perlu juga di ingat ucapan ramadhan hendaklah untuk di usahakan beisi kalimat-kalimat bermanfaat baik itu berupa motivasi ibadah, hikmah, doa, dan semisalnya agar ebih bermanfaat.

Artikel Kata Kata Ucapan Selamat Menyambut Bulan Puasa Ramadhan Terbaru

Untuk memberikan kata ucapan yang baik, di bawah ini akan kami tulis beberapa kata-kata selamat yang mungukin bisa di gunakan oleh kalian semua dalam menyambut kedatangan bulan ramadhan. Meski sebenarnya cukup juga dengan mengucapkan "marhaban yaa Ramadan atau ahan wa sahlan ya syahru siyam" Akan tetapi biar lebih bervariasi dan lebih memberikan kesan pada penerimanya silahkan pilih salah satu dari ucapan ramadhan di bawah ini.

Ucapan Selamat Menyambut Bulan Puasa Ramadhan

Itulah sedikit contoh dari ucapan ramadhan untuk tahun ini, semoga saja bisa membantu kalian yang sedang mencari artikel ini. Jika belum puas maka bisa mencari lagi pembahasan sama yang masih ada hubungannya dengan artikel kata kata ucapan selamat menyambut bulan puasa ramadhan 2018 terbaru di artikel lain, karena masih banyak yang menyediakan ucapan ini dengan berbagai variasi.