Doa Niat Puasa Tata Cara Bacaan Sholat

Doa Mustajab Sholat Dhuha Lengkap Tata Cara Bacaan Niat Waktu Dan Manfaatnya

Doa Mustajab Sholat Dhuha Lengkap Tata Cara Bacaan Niat Waktu Dan Manfaatnya - Ada waktu di mana salah seorang dari umat muslim akan mendapatkan banyak keberkahan jika pada waktu tersebut di isi dengan kebaikan yang telah di perintah yaitu dhuha. Pagi hari menjelang siang adalah saat untuk memulai segala aktivitas harian, keberhasilan hari tersebut di tentukan dari awal waktu bekerja yaitu pagi hari, itulah mengapa pada pagi hari menjadi waktu di unggulkan bahkan termasuk untuk di isi dengan ibadah misalnya sholat sunnah dhuha 2 atau 4 rakaat dan seterusnya.

Keberadaan sholat dhuha yang dilakukan pada pagi hari menjelang siang banyak di kaitkan dengan rezeki di mana masyarakat meyakini sholat dhuha ini memiliki keutamaan sebagai penarik rezeki dan kekayaan, siapa saja yang rutin melaksanakan dhuha akan selalu di cukupkan rezeki dan lancar perekonomiannya. Padahal nyatanya tidak sebatas itu saja tetapi pada sholat dhuha tersimpan banyak sekali manfaat luar biasa yang bisa dengan mudah di dapat oleh orang yang senantiasa mengerjakan sholat sunnah ini tiap hari tanpa tertinggal baik manfaat yang berkaitan pahala ibadah hingga manfaat yang berkaitan dengan kehidupan dunia.

Yang dimaksud dengan dawam di atas bukan melaksanakan sholat dhuha hanya 2 atau 3 kali saja, harus selamanya tidak pernah meninggalkan sholat ini meski hanya cuma mengerjakan 2 rakaat saja. Apakah yakin dengan secara dawam mengerjakan dhuha setiap hari disertai ikhlas karena allah akan di kabulkan semua kebutuhan serta di cukupkan rezeki?. Tentunya sangat yakin sebab pernyataan ini langsung di muat dalam beberapa keterangan hadits shahih yang tidak mungkin ada kebohongan sedikit pun.

Doa Mustajab Sholat Dhuha Lengkap Tata Cara Bacaan Niat Waktu Dan Manfaatnya

Keutamaan sholat sunnah dhuha yang selalu diakhiri dengan doa sholat dhuha sudah sangat populer di kalangan masyarakat, bahkan apabila mendengar cerita-cerita dari orang sukses, ternyata mereka tida pernah meninggalkan sholat ini meski dalam keadaan sibuk. Serta yang paling menarik lagi orang yang mengerjakan sholat dhuha dengan rutin tidak hanya sebatas di cukupkan dalam hal duniawi tetapi seakan di sertai dengan keberkahannya yang mana sekaligus harta yang di dapat memberikan ketenangan jiwa dan pikiran.

Akan tetapi dalam sebuah ibadah baik itu yang hukumnya wajib atau sunnah tidak bisa di laksanakan dengan cara sembarangan apabila ingin di anggap sempurna oleh allah swt. Tetapi harus benar-benar mengetahui dan mengerjakan tata cara yang tepat, dalam arti syarat dan rukun harus terpenuhi serta khusu atau berkonsentrasi hanya ingat dan karena allah semata, dan untuk tata caranya akan kami ulas sedikit di bawah ini.

1. Waktu Sholat Dhuha

Adapun mengenai waktu dari pelaksanaan shalat dhuha ini yaitu di kerjakan sesudah terbit matahari serta akhir watunya saat menjelang masuk waktu dhuhur. Namun setelah kami membaca dan mencari dari beberapa sumber, ternyata dalam hal waktu sholat dhuha ternyata ada yang lebih di utamakan yaitu sepertiga awal dari keseluruhan waktu dhuha, apabila di perkirakan pada jam indonesia kira-kira kurang lebih jatuh pada pukul 9 pagi hari.

2. Jumlah Rakaat Sholat Dhuha

Selanjutnya untuk mengenai jumlah rakaat pada shalat dhuha dikerjakan sebanyak 2 rakaat hingga 12 rakaat dengan masing-masing satu kali salam 2 rakaat menurut masyhur para ulama meski ada juga yang berpendapat bisa satu kali salam 4 rakaat. Apabila merasa keberatan mengerjakan dhuha dengan rakaat yang banyak mungkin karena hati masih belum sepenuhnya ikhlas terhadap ibadah, maka 2 rakaat pun lebih baik dari pada tidak sama sekali.

3. Tata Cara Sholat Dhuha

Niat Sholat Dhuha

Bacaan Niat Sholat Dhuha

Untuk mengenai tata cara sholat dhuha, pada dasarnya sama dengan sholat pada umumnya yaitu di awali dengan niat ketika takhbirotul ikhram dan di akhiri salam tiap 2 rakaat. Bahkan dalam bacaan surat setelah fatihah pun bebas membaca surat yang sudah di pahami, namun apabila melihat dari keutamaan di anjurkan untuk memakai surat Wasysyamsi wadhuhaahaa pada rakaat pertama dan surat Al-Lail. Dan untuk rakaat seterusnya boleh apa saja atau atau di ulang lagi surat yang tadi.

a. Membaca niat diatas ketika takhbiratul ihram cukup di dalam hati saja

b. Takbiratul Ihram Bersamaan Dengan Niat

c. Membaca doa iftitah

d. Membaca Surat Al-Fatihah

e. Membaca Salah Satu surat Dari Al-Qur'an

F. Ruku Sambil membaca bacaannya

g. 'itidal atau berdiri dari ruku sambil membaca bacaannya

h. Sujud sambil membaca bacaannya

i. Duduk diantara 2 sujud

j. Sujud Lagi sambil membaca bacaannya

k. Berdiri Untuk Melakukan rakaat kedua

l. Pada rakaat kedua tidak perlu membaca doa iftitah namun langsung pada bacaan fatihah dan lakukan tata cara dari A hingga K secara tertib. Kemudian nanti di tutup dengan Tahiyat atau tasyahud sambil membaca bacaan doanya, dan di lanjut salam sambil menengok ke kanan dan kiri.

Sampai di sini maka panduan tata cara sholat sudah selesai di kerjakan dan apabila mau melaksanakan yang 4 hingga 12 rakaat maka ulangi semua tata cara di atas dengan masing-masing 2 rakaat.

4. Doa Sholat Dhuha

Sesudah selesai mengerjakan sholat dhuha baik itu yang 2 rakaat, 4 atau 12 rakaat maka di akhiri dengan bacaan doa khusus setelah dhuha. Atau sebelum berdoa boleh juga membacakan terlebih dhaulu dzikir-dzikir khusus misal istighfar, tahlil, tasbih, tahmid dan yang lainnya. Untuk bacaan doa selengkapnya bisa langsung lihat hafal dan cermati dengan baik di bawah ini agar bisa dengan benar di amalkan.

Rakaat Tata Cara Dzikir Doa Setelah Sholat Dhuha Lengkap Keutmaannya

Mohon maaf apabila pembahasan pada tulisan ini hanya sebagian besar menyajikan doa sholat dhuha saja tidak di bahas dengan secara detail. Mungkin kami akan kembali pada kesempatan denga memberika tulisan yang lebih lengkap. Silahkan anda pelajari semua yang tercantum pada rakaat tata cara dzikir doa sholat dhuha lengkap keutmaannya latin mp3 rahasia 4 rakaat tahajud pdf artinya yusup mansur ldii dan lain sebagainya.

Tata Cara Doa Niat Bacaan Sholat Tasbih Manfaat Dan Waktunya

Sholat tasbih adalah sholat sunnah yang banyak di anjurkan oleh para ulama karena memiliki keutamaan dan manfaa yang sangat besar, di mana dengan sholat tasbih ini bisa menghapus banyak dosa. Di namakan sholat tasbih sebab selama pelaksanaannya banyak membaca tasbih setidaknya dalam satu rakaat dibacakan tasbih sebanyak 74 kali. Memiliki hukum sebagai sunnah maka ibadah ini harus senantiasa di lakukan oleh setiap umat islam setidaknya 1 kali dalam seumur hidup, namun lebih baik jika sering melakukannya terutama pada bulan ramadhan dan malam nisfu sya'ban serta waktu lainnya.

Berbeda kedudukan dengan sholat jamak sebagai kemudahan pelaksanaan sholat wajib ketika berada di dalam perjalanan, untuk waktu sholat sunnah tasbih ini boleh di lakukan kapan saja baik siang atau malam hari selama tidak pada waktu yang telah di haramkan untuk sholat seperti saat matahari terbit, sesudah melaksanakan sholat subuh hingga terbitnya matahari, saat mataharisedang kekuning-kuningan sampai dengan tenggelam, sesudah sholat ashar hingga tenggelamnya mentari serta saat istiwa hingga tergelincirnya matahari terkecuali hari Jum’at, selain saat tersebut boleh untuk pelaksanaan sholat.

Sebagian umat islam di luar sana masih ada saja yang mempertanyakan mengenai bagaimana prihal tata cara dan bacaan niat sholat tasbih, entah itu mereka benar tidak tahu sama sekali atau karena memang tuntunan pelaksanaannya berbeda dengan sholat sunnah yang biasa di lakukan. Memang harus di akui bahwa dalam ibadah ini agak sedikit berbeda dengan pada umumnya yaitu adanya bacaan tasbih yang harus di perhatikan jumlah tiap rakaatnya serta dimana saja pembacaan tasbih tersebut, sebab dalam sholat sunnah ini, adanya bacaan tasbih pada gerakan-gerakan tertentu sangat penting sekali.

Tata Cara Doa Niat Bacaan Sholat Tasbih Manfaat Dan Waktunya

Waktu Dan Jumlah Rakaat Sholat Tasbih

Sebelum menginjak pada pembahasan tata cara sholat tasbih secara lengkap, di mulai dulu mengenal waktu dan juga jumlah rakaatnya. Banyaknya jumlah rakaat sholat tasbih cukup di lakukan sebanyak 4 rakaat saja dengan masing-masing 1 kali salam setiap 2 rakaat, tetapi ada pandangan lain yang di kemukakan oleh imam nawawi mengenai teknis pelaksanaan sholat tasbih ini yaitu apabila di kerjakan pada siang hari lebih baik jika 4 rakaat 1 kali salam dan jika pada malam hari lebih baik jika sholat tasbih di laksanakan 2 kali salam, jadi kesimpulan sholat tasbih ini sebanyak empat rakaat.

Setelah mengetahui jumlah rakaat dan waktunya sekarang menginjak pada pembahasan tata cara yang di mulai dengan niat di akhiri oleh salam serta di lanjut doa setelah sholat tasbih. Tetapi harus di ingat terlebih dahulu bahwa yang namanya ibadah sholat baik wajib atau sunnah harus di mulai sebelumnya dengan wudhu, sebagai syarat mutlak yang tidak boleh di tinggalkan. Bagitu juga untuk sholat tasbih ini jangan sampai lupa untuk melakukan wudhu, dan untuk tata cara wudhu yang baik dan benar bisa langsung pelajari pada halaman lain.

Bacaan Kalimat Tasbih

سُبْحَانَ اللَّه وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلاَاِلَهَ اِلاَّاللّهُ وَاللّهُ اَكْبَر

subhanallah wal hamdu lillah wa la ilaha illallahu wallahu akbar

Artinya : Maha Suci Allah SWT, segala puji bagi Allah dan tidak ada Tuhan selain Allah dan Allah Maha besar.

Atau Boleh Juga Di Tambah Dengan

ولاحول ولا قوة إلا بالله العلي العظيم

Walaa Haula walaa quwwata illa billahil 'aliyyil 'adzim

Artinya : Tiada kekuatan atau kekuasaan melainkan dari Allah yang Maha Tinggi lagi Maha Mulia

Niat Sholat Tasbih

Jika 2 Rakaat Maka Bacaannya :

اُصَلِّى سُنَّةَ التَّسْبِيْحِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى

Usholli Sunnatat-tasbihi rakataini lillahi ta'aalaa

Artinya : Aku Niat Sholat Sunnah Tasbih 2 Rakaat Karena Allah ta alaa

Jika 4 Rakaat Maka Bacaannya :

اُصَلِّى سُنَّةَ التَّسْبِيْحِ أَرْبَعَ رَكْعَاتٍ لِلَّهِ تَعَالَى

Usholli Sunnatat-tasbihi arba'a rakatin lillahi ta'aalaa

Artinya : Aku Niat Sholat Sunnah Tasbih 4 Rakaat Karena Allah Ta'aala

Tata Cara Sholat Tasbih

Pada dasarnya sholat tasbih ini dari sisi gerakan dan bacaannya sama dengan pada umumnya sholat yang di kerjakan tiap hari mulai dari niat hingga salam, hanya saja untuk sholat tasbih ini ada tambahan bacaan kalimat tasbih. Untuk lebih lengkapnya mari simak dengan baik tuntunannya di bawah ini dan perhatikan dengan benar agar benar-benar mengerti.

1. Seperti biasa di mulai dengan takbiratul ikhram dan menghadirkan niat dalam hati bersamaan dengan takhbiratul ikhram, kemudian di lanjut dengan membaca surat al-fatihah dan salah satu surat dari al-qur'an, selanjutnya membaca kalimat tasbih sebanyak 15 kali.

2. Di lanjut dengan ruku, nah pada saat ruku sebelum berdiri membaca tasbih sebanyak 10 kali.

3. Kemudian bangun dari ruku ('itidal), saat berdiri sebelum sujud membaca tasbih lagi sebanyak 10 kali.

4. Lalu turun untuk sujud, saat sujud yang pertama ini sebelum duduk membaca tasbih lagi sebanyak 10 kali.

5. Jika sudah selesai kemudian duduk, di antara dua sujud ini sebelum melakukan sujud yang kedua membaca tasbih lagi 10 kali.

6 Selanjutnya sujud lagi yang kedua kalinya dan membaca tasbih 10 kali.

7. Nah jika sudah selesai sujud kedua jangan terburu-buru berdiri untuk melakukan rakaat kedua tetapi duduk dulu sebentar sambil membacakan tasbih 10 kali, kemudian baru bangun untuk pelaksanaan rakaat kedua.

Lakukan gerakan dan bacaan tasbih tersebut pada tiap rakaat, tetapi pada rakaat kedua sesudah membaca doa tasyahud sebelum salah membaca tasbih dulu 10 kali. Jadi jika di hitung bacaan tasbih tiap rakaat sebanyak 75 kali bacaan, sehingga jika di hitung keseluruhan 4 rakaat bacaan tasbihnya sebanyak 300 kali bacaan (75x4=300). Sesudah selesai melaksanakan sholat tasbih jangan dulu pergi, tetapi berdoa dulu yang bacaannya sebagai berikut.

Doa Sholat Tasbih

اللَّهُمَّ إنِّي أَسْأَلُك تَوْفِيقَ أَهْلِ الْهُدَى وَأَعْمَالَ أَهْلِ الْيَقِينِ وَمُنَاصَحَةَ أَهْلِ التَّوْبَةِ وَعَزْمَ أَهْلِ الصَّبْرِ وَوَجَلَ أَهْلِ الْخَشْيَةِ وَطَلَبَ أَهْلِ الرَّغْبَةِ وَتَعَبُّدَ أَهْلِ الوَرَعِ وَعِرْفَانَ أَهْلِ الْعِلْمِ حَتَّى أَخَافَك،
اللَّهُمَّ إنِّي أَسْأَلُكَ مَخَافَةً تَحْجِزُنِي عَنْ مَعَاصِيكَ حَتَّى أَعْمَلَ بِطَاعَتِك عَمَلًا أَسْتَحِقُّ بِهِ رِضَاك وَحَتَّى أُنَاصِحَكَ بِالتَّوْبَةِ خَوْفًا مِنْك حَتَّى أَخْلُصَ لَك النَّصِيحَةَ حَيَاءً مِنْكَ وَحَتَّى أَتَوَكَّلَ عَلَيْكَ فِي الْأُمُورِ كُلِّهَا وَحَتَّى أَكُونَ أُحْسِنَ الظَنَّ بِكَ، سُبْحَانَ خَالِقِ النُّورِ. ا هـ وَفِي رِوَايَةٍ خَالِقِ النُّورِ

Allahumma innaa as’aluka taufiiqa ahlil hudaa, wa a‘maala ahlil yaqiini, wa munaashahata ahlit taubati, wa ‘azma ahlis shabri, wa wajala ahlil khasyyati, wa thalaba ahlir raghbati, wa ta‘abbuda ahlil wara‘i, wa ‘irfaana ahlil ‘ilmi hattaa akhaafak. Allaahumma innii as’aluka makhaafatan tahjizunii ‘an ma‘aashiika hattaa a‘mala bi thaa‘atika ‘amalan astahiqqu bihii ridhaaka wa hattaa unaashihaka bit taubati, khaufan minka hattaa akhlusha lakan nashiihata hayaa’an minka wa hattaa atawakkala ‘alaika fil ’umûri kullihaa wa hattaa akuuna ’uhsinuz zhanna bika, subhaana khaaliqin nuuri.

Artinya : Ya Allah, kepada-Mu aku meminta petunjuk mereka yang terima hidayah, amal-amal orang yang yakin, ketulusan mereka yang bertobat, keteguhan hati mereka yang bersabar, kekhawatiran mereka yang takut (kepada-Mu), doa mereka yang berharap, ibadah mereka yang wara’, dan kebijaksanaan mereka yang berilmu agar aku menjadi takut kepada-Mu. Ya Allah, masukkanlah rasa takut di kalbuku yang dapat menghalangi diri ini untuk mendurhakai-Mu. Dengan demikian aku dapat beramal saleh yang mengantarkanku pada ridha-Mu, dan aku bertobat setulusnya karena takut kepada-Mu. Dengan itu pula aku beribadah secara tulus karena malu kepada-Mu. Dengan rasa takut itu aku menyerahkan segala urusanku kepada-Mu. Karena itu juga aku dapat berbaik sangka selalu kepada-Mu. Mahasuci Engkau Pencipta cahaya.

Manfaat Keutamaan Sholat Tasbih

Sebelum pembahasan ini di tutup, sedikit akan mengulas dulu tentang keitimewaan dari sholat sunnah tasbih, Dari beberapa pembahasan dapat menyimpulkan bahwa sholat tasbih ini memang sangat luar biasa bahkan jika mengkaji salah satu hadits yang di riwayatkan oleh Imam Abu Dawud (haditsnya cukup panjang) bahwa dengan hanya melakukan empat rakaat sholat tasbih semua dosa diampuni oleh Allah. Bahkan menurut Sayid Muhammad Al-Maliki termasuk juga dosa besar bisa di ampuni dengan syarat asalkan sholat tasbihnya memenuhi syarat-syarat bertobat.

Adanya sholat tasbih yang luar biasa manfaatnya ini menjadi kemuliaan khusus bagi umat nabi muhammad saw yang menghususkan sholat tasbih kepada kita. Maka jangan sia-siakan waktu selama di dunia ini tanpa di isi dengan ibadah-ibadah yang memiliki keistimewaan luar biasa, harus di ingat bahwa siapa yang bekerja dia yang akan mendapatkan hasil begitu siapa saja yang selalu taat terhadap perintah allah dan rasulnya maka dia lah yang akan menuai kebahagiaan dunia akhirat. Jadikan sholat tasbih ini sebagai saran untuk menggapai ridha dan cintanya allah swt.

Semoga pembahasan mengenai sholat tasbih yang cukup singkat ini memebrikan manfaat besar bagi para pembaca semua hingga mengamalkannya. Dan mohon maaf karena masih banyak pembahasan tentang sholat tasbih yang tidak bisa di tulis pada halaman ini karena banyaknya keterbatasan. Silahkan pelajari semua yang berhubungan dengan tata cara dzikir doa niat bacaan sholat tasbih manfaat, keajaiban dan waktunya dalam bahasa arab latin dan juga terjemahannya.

Amalan Yang Dilakukan Pada Malam Nisfu Bulan Sya'ban 2019

Amalan Yang Dilakukan Pada Malam Nisfu Bulan Sya'ban 2019 - Dalam kalender islam di kenal dengan beberapa bulan yang memiliki keistimewaan seperti salah satunya adalah bulan sya'ban. Pada sya'ban ini terdapat malam yang di yakini mempunyai keberkahan di mana jika pada malam tersebut di isi dengan ibadah, maka allah swt akan mengampuni seluruh dosa kecil kecuali syirik, malam tersebut di namakan dengan nisfu sya'ban atau malam tanggal 15 bulan sya'ban.

Mengingat adanya keutamaan yang cukup istimewa pada bulan sya'ban, sehingga sangat perlu semua permasalahan yang berkaitan dengan sya'ban ini untuk di bahas seperti halnya juga telah kami tulis ringkasan mengenai niat puasa nisfu sya'ban serta doanya, agar menjadi pengingat bahwa benar bulan ini lebih di unggulkan. Termasuk juga pembasahan kali yang akan memberikan sedikit tulisan mengenai amalam nisfu sya'ban yang bisa di amalkan ketika waktu tersebut datang.

Sebuah hadits yang di riwayatkan oleh abu dawud dan Nasa'i mengatakan bahwa Bulan Sya'ban adalah bulan yang biasa dilupakan orang, karena letaknya antara bulan Rajab dengan bulan Ramadan. Bulan Sya’ban adalah bulan diangkatnya amal-amal. Karenanya, aku menginginkan pada saat diangkatnya amalku, aku dalam keadaan sedang berpuasa. Maka hadits ini menjadi dasar dari keunggulan dari bulaan sya'ban sehingga orang-orang banyak yang berpuasa pada bulan ini.

Amalan Yang Dilakukan Pada Malam Nisfu Bulan Sya'ban

Selain berpuasa sejak awal sya'ban, menghidupkan atau meramaikan malam nisfu sya'ban pun sangat di perlukan, maksudnya adalah dengan di isi oleh amalan yang baik sebab pada malam nisfu sya'ban allah swt mengampuni orang yang memohon ampunan, mengabulkan doa orang yang berdoa, melapangkan orang yang sedang dalam kesempitan serta masih banyak lagi yang lainnya. Setidaknya ada tiga amalan pokok yang senantiasa harus selalu di amalkan setiap malam nisfu sya'ban seperti:

1. Memperbanyak Istighfar.

2. Membaca Dua Kalimat Syahadat Sebanyak-Banyaknya.

3. Memperbanyak Doa.

Kenapa tidga amalan di atas lebih di anjurkan? jawabannya sebab terdapat dalam sebuah hadits bahwa rahmat allah swt pada malam tersebut turun kebumi dan mengampuni dosa-dosa kecil sebagai mana bunyi haditsnya yaitu.

ينزل الله إلى السماء الدنيا ليلة النصف من شعبان فيغفر لكل شيء، إلا لرجل مشرك أو رجل في قلبه شحناء

Artinya. (Rahmat) Allah SWT turun ke bumi pada malam nisfu Sya’ban. Dia akan mengampuni segala sesuatu kecuali dosa musyrik dan orang yang di dalam hatinya tersimpan kebencian (kemunafikan) (HR Al-Baihaqi).

Itulah beberapa amalan bulan sya'ban yang senantiasa harus di amalkan terutama saat malam nisfu, dari mari kita jadikan bulan sya'ban ini sebagai sarana untuk mempersiapkan diri memasuki ramadhan. Jika biasa nya ibadah hanya jika ada waktu santai, maka mulai bulan ini mari lebih di tingkatkan baik itu puasa sunnahnya, sholat malam, membaca al-qour'an dan lain sebagainya agar nanti pada bulan ramadhan sudah terbiasa sehingga bisa melalui ramadhan dengan sempurna.

Semoga sedikit dari pembahasa ini memberikan manfaat banyak bagi para pengunjung dan silahkan baca hingga akhir serta jangan lupa pahami juga semua yang berkaitan dengan nisfu sya'ban. usahakan mengkaji tentang bulan sya'ban dari sumber terpercaya agar tidak salah mengerti. Silahkan cari pembahsan sama yang masih ada hubungannya dengan amalan yang dilakukan pada malam nisfu bulan sya'ban 2019 ini.

Bacaan Kata Doa Malam Nisfu Sya'ban Tulisan Latin Arab Dan Artinya

Masih dalam kajian yang sama seperti hari sebelumnya yaitu mengenai puasa dan malam nisfu sya'ban yang harus di isi dengan amalan ibadah karena menurut beberapa keterangan dalil bahwa pada waktu tersebut memiliki keunggulan lebih serta menjadi waktu doa terkabul. Seperti telah di ketahui bersama bahwa sya'ban adalah bulan ke 10 dalam perhitungan hijriyah yang letaknya sebelum ramadhan, sehingga pada bulan ini selain di anjurkan untuk meningkatkan peribadan juga di perintah untuk puasa.

Dalam rangka merayakan atau menyambut datangnya malam nisfu sya'ban maka pada halaman kali ini kami akan memberikan salah satu amalan berupa doa malam nisfu sya'ban sehingga kalian yang sudah hafal dengan bacaannya bisa mengisi malam tersebut dengan membacakan doa. Sebab dalam suatu hadits dari Ad-Dailami, Imam ‘Asakir, dan Al-Baihaqy bahwa terdapat 5 waktu yang doa tidak tertolak dan salah satunya yaitu pada malam nisfu sya'ban, artinya berdoa pada saat tersebut doa terkabul.

Seperti kita pahami bahwa memang berdoa baik di lakukan kapan saja tetapi para ulama dan beberaa keterangan ternyata ada beberapa waktu yang lebih di utamakan seperti hari jum'at misalnya. Dan begitu juga dengan malam nisfu sya'ban ini termasuk saat yang di unggulkan untuk di isi pada malam harinya dengan berdoa. Namun pada malam nisfu sya'ban tidak hanya doa saja yang harus di amalkan tetapi juga meliputi sholat sunnah tasbih, memperbanyak dzikir dan bacaan alqur'an misalnya surat yasin 3x dan yang lainnya.

Bacaan Kata Doa Malam Nisfu Sya'ban Tulisan Latin Arab Dan Artinya

Yang menjadi pertanyaan apakah ada doa khusus malam nisfu sya'ban? sebagaimana yang kami baca dalam NU Online bahwa Sayyid Utsman bin Yahya menyebutkan doa berikut yang dibaca saat malam nisfu Sya’ban. Serta apabila pada nisfu tersebut membaca surat yasin beberapa kali, di sela-selanya bisa di isi dengan doa ini. Doa yang akan kami tulis di bawah ini tertera dalam Kitab Maslakul Akyar karya Mufti Betawi Sayyid Utsman bin Yahya, silahkan untuk kalian amalkan.

اللَهُمَّ يَا ذَا المَنِّ وَلَا يُمَنُّ عَلَيْكَ يَا ذَا الجَلَالِ وَالإِكْرَامِ يَا ذَا الطَوْلِ وَالإِنْعَامِ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ ظَهْرَ اللَّاجِيْنَ وَجَارَ المُسْتَجِيْرِيْنَ وَمَأْمَنَ الخَائِفِيْنَ.

اللَهُمَّ إِنْ كُنْتَ كَتَبْتَنِي عِنْدَكَ فِي أُمِّ الكِتَابِ شَقِيًّا أَوْ مَحْرُومًا أَوْ مُقْتَرًّا عَلَيَّ فِي الرِزْقِ، فَامْحُ اللَّهُمَّ فِي أُمِّ الكِتَابِ شَقَاوَتِي وَحِرْمَانِي وَاقْتِتَارَ رِزْقِي، وَاكْتُبْنِي عِنْدَكَ سَعِيْدًا مَرْزُوْقًا مُوَفَّقًا لِلْخَيْرَاتِ فَإِنَّكَ قُلْتَ وَقَوْلُكَ الحَقُّ فِي كِتَابِكَ المُنْزَلِ عَلَى لِسَانِ نَبِيِّكَ المُرْسَلِ "يَمْحُو اللهُ مَا يَشَاءُ وَيُثْبِتُ وَعِنْدَهُ أُمُّ الكِتَابِ" وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ وَالحَمْدُ لِلهِ رَبِّ العَالَمِيْنَ

Artinya : Wahai-Tuhanku yang maha pemberi, engkau tidak diberi. Wahai Tuhan pemilik kebesaran dan kemuliaan. Wahai Tuhan pemberi segala kekayaan dan segala nikmat. Tiada tuhan selain Engkau, kekuatan orang-orang yang meminta pertolongan, lindungan orang-orang yang mencari perlindungan, dan tempat aman orang-orang yang takut.

Tuhanku, jika Kau mencatatku di sisi-Mu pada Lauh Mahfuzh sebagai orang celaka, sial, atau orang yang sempit rezeki, maka hapuskanlah di Lauh Mahfuzh kecelakaan, kesialan, dan kesempitan rezekiku. Catatlah aku di sisi-Mu sebagai orang yang mujur, murah rezeki, dan taufiq untuk berbuat kebaikan karena Engkau telah berkata–sementara perkataan-Mu adalah benar–di kitabmu yang diturunkan melalui ucapan Rasul utusan-Mu, ‘Allah menghapus dan menetapkan apa yang Ia kehendaki. Di sisi-Nya Lauh Mahfuzh.’ Semoga Allah memberikan shalawat kepada Sayyidina Muhammad SAW dan keluarga beserta para sahabatnya. Segala puji bagi Allah SWT.

Dalam Bahasa Latin : AllAhumma yA dzal manni wa lA yumannu ‘alaik, yA dzal jalAli wal ikrAm, yA dzat thawli wal in‘Am, lA ilAha illA anta zhahral lAjîn wa jAral mustajirin wa ma’manal khA’ifin.

AllAhumma in kunta katabtanî ‘indaka fî ummil kitAbi syaqiyyan aw mahrûman aw muqtarran ‘alayya fir rizqi, famhullAhumma fî ummil kitAbi syaqAwati wa hirmAnî waqtitAra rizqi, waktubni ‘indaka sa‘idan marzuqan muwaffaqan lil khairAt. Fa innaka qulta wa qawlukal haqqu fi kitAbikal munzal ‘alA lisAni nabiyyikal mursal, “yamhullAhu mA yasyA’u wa yutsbitu, wa ‘indahu ummul kitAb” wa shallallAhu ‘alA sayyidinA muhammad wa alA Alihi wa shahbihî wa sallama, walhamdu lillAhi rabbil ‘alamin.

Sedikit mengingatkan, jangan sampai nisfu tahun ini berlalu begitu saja tanpa di manfaatkan dengan baik sebab hanya datang satu tahun sekali. Maka agar malam nisfu ini lebih hidup silahkan hafal doa nisfu sya'ban di atas hingga hafal dan semoga bermanfaat serta silahkan kalian pelajari semua yang berkaitan dengan bacaan kata doa malam nisfu sya'ban tulisan latin arab dan artinya kapan membaca doa nisfu sya'ban dan yang lainnya.

Malam Nisfu Bulan Sya'ban 2019 1440 H Jatuh Pada Tanggal Berapa Hari

Malam Nisfu Bulan Sya'ban 2019 1440 H jatuh Pada Tanggal Berapa Hari - Perbedaan tanggal antara penanggalan masehi dan hijriyah membuat sebagian masyarakat tidak mengetahuikapan waktu istimewa dalam islam yang harus di isi amal ibadah seperti halnya malam nisfu sya'ban. Umumnya masyarakat indonesia populer menggunakan tahun masehi sebagai kalender resmi yang di gunakan secara nasional, penaggalan tersebut tidak berlaku untuk waktu-waktu dalam agama islam, sebab umat islam apabila akan melakukan ibadah yang memiliki waktu tertentu harus mengikuti tanggal hijriyah.

Memang benar bahwa kalender islam juga di sebarkan oleh pemerintah, namun nyatanya tidak seluruh masyarakat bisa memiliki kalender tersebut. Sehingga mereka ketika ingin mengetahui tanggal hijriyah dalam waktu tertentu harus bertanya-tanya pada orang lain atau mendengarkan kabar. Oleh sebab itu kami bertujuan di sini memberikan informasi penting yang berkaitan dengan jatuhnya malam nisfu sya'ban yang penting di ketahui karena termasuk waktu yang di unggulkan dalam islam.

Melihat dari kalender hijriyah yang sudah beredar di masyarakat serta beberapa sumber perhitungan hasil hisab maka Tanggal 1 Sya'ban 1440 h jatuh pada hari minggu 7 April 2019, sedangkan untuk Malam Nisfu Bulan Sya'ban 1440 H Jatuh Pada Hari Minggu Tanggal 21 April 2019. Berarti yang berencana ingin mengisi malam nisfu sya'ban dengan amalan doa, atau sholat sunnah dan beberapa amalan malam nisfu sya'ban lainnya bisa di laksanakan pada malam minggu 21 april.

Malam Nisfu Sya'ban

Malam nisfu sya'ban termasuk momen yang di unggulkan di banding dengan malam-malam lainnya sebagaimana yang tercantum dalam sebuah hadits, Shahih Ibnu Hibban. Allah SWT memperhatikan makhluk-Nya pada malam nisfu Sya’ban dan mengampuni seluruh makhluk-Nya kecuali orang kafir dan orang yang bermusuhan. Menurut sebagian ulama hadits tentang keutamaan nisfu sya'ban adalah dhaif tetapi bukan berarti ke dhaifan hadits tersebut lantas menghalangi penyambutan malam tersebut dengan di isi oleh serangkaian ibadah apalagi di perbolehkan mengamalkan hadits dhaif untuk Fadhail a’mal.

ينزل الله إلى السماء الدنيا ليلة النصف من شعبان فيغفر لكل شيء، إلا لرجل مشرك أو رجل في قلبه شحناء

Artinya : Rahmat Allah SWT turun ke bumi pada malam nisfu Sya’ban. Dia akan mengampuni segala sesuatu kecuali dosa musyrik dan orang yang di dalam hatinya tersimpan kebencian/kemunafikan (HR Al-Baihaqi).

Nelihat cukup istimewanya nisfu sya'ban tersebut maka mari sama-sama sambut kedatangannya dengan di isi oleh beragam ibadah di mana ada beberapa amalan yang setidaknya harus selalu mengisi setiap malam nisfu syaban di antaranya berdoa, sholat nisfu sya'ban atau sholat tasbih, membaca surat yasin, sholawat dan yang lainnya. Serta jangan lupa untuk puasa sunnah pada bulan sya'ban ini minimal mulai dari tanggal 1 hingg 15 bulan sya'ban.

Banyak sekali pembahasan yang berkaitan dengan malam nisfu sya'ban termasuk juga keutamaan, amalan dan hukumnya. Semua ringkasan yang berhubungan telah kami ringkas dengan lengkap pada halaman lain yang tinggal langsung di cari jika ingin mengetahui bagai mana kedudukan dari nisfu sya'ban ini. Serta pelajari hingga paham semua yang berkaitan dengan kata doa anjuran malam nisfu bulan sya'ban adalah 2019 1440 h jatuh pada tanggal berapa hari baca yasin 3x menurut sunnah.

Tata cara Doa Niat Puasa Nisfu Bulan Sya'ban 2019 1440 H Berapa Hari

Tata cara Doa Niat Puasa Nisfu Bulan Sya'ban 2019 1440 H Berapa Hari - Nisfu sya'ban merupakan waktu di mana umat islam akan di pertemukan dengan momen istimewa dalam rangka meningkatkan bermacam amal ibadah salah satunya puasa. Yang di maksud dengan nisfu sya'ban di sini bukan malam tanggal 15 tetapi sepertengah awal bulan sya'ban di mana mereka kaum muslim di anjurkan memperbanyak puasa pada hari tersebut, tidak hanya bertujuan sebagai pemanasan untuk persiapan ramadhan tetapi juga memiliki keutamaan yang lebih istimewa.

Terdapat salah satu keterangan yang menjelaskan bahwa pada malam nisfu sya'ban rahmat allah swt akan turun ke bumi lalu mengampuni seluruh dosa umatnya terkecuali mereka yang sedang bertengkar dan menyekutukannya. Maka dari itu wajar saja apabila pada saat tersebut orang islam pada umumnya banyak mengamalkan berbagai amalan selain puasa senin kamis teutama adalah puasa nisfu syaban, karena mereka ingin ketika rahmat allah datang hati dan dirinya sedang ada dalam kebaikan.

Lalu kapan tepatnya waktu puasa nisfu sya'ban ini di lakukan, menurut pendapat yang masyhur adalah hingga tanggal 15 bulan sya'ban dan tidak di perbolehkan berpuasa sya'ban apabila sudah lewat tanggal tersebut terkecuali puasa tertentu misal nadzar, senin kamis, qadha dan yang lainnya. Meski memang ada yang berpendapat bahwa puasa sya'ban boleh di lakukan terus menerus meski sudah lewat tanggal 15 akan tetapi harus dengan ketetuan-ketentuan yang di syariatkan dalam hal tersebut.

Pengertian Keutamaan Tata Cara Niat Puasa Nisfu Sya'ban 2019 Berapa Hari

Kenapa puasa sya'ban hanya boleh di lakukan sepertengah awal bulan sya'ban saja, jawabannya karena setelah itu termasuk waktu syak atau di takutkan jika umat islam terus menerus melakukan puasa hingga lupa datangnya puasa bulan ramadhan yang di wajibkan, karena memang bulan sya'ban berada setelah rajab dan sebelum ramadhan. Silahkan cari lagi artikel yang berkitan dengan puasa sunnah ini, sebab banyak sekali pembahasan mengenai dalil hadits tentang puasa di bulan sya'ban yang tidak bisa di tulis kali ini.

Sementara terdapat salah satu manfaat dalam pelaksanaan puasa di bulan sya'ban, yaitu selain keutamaan pahala yang akan di dapat oleh orang yang senantiasa mengerjakannya juga puasa nisfu sya'ban ini bisa menjadi sebagai latihan atau pemanasan untuk melakukan puasa wajib yang akan datang beberapa hari lagi. Sehingga nanti apabila waktu bulan ramadhan datang tidak lagi merasa keberatan untuk berpuasa karena sudah terbiasa sebelumnya dalam menahan lapar dan dahaga.

Untuk niat puasa nisfu sya'ban sebenarnya tidak begitu jauh dengan puasa sunnah lainnya terutama waktu pembacaan niat tersebut yaitu harus di lakukan pada malam hari mulai dari setelah maghrib hingga sebelum datangnya waktu di mulainya berpuasa, boleh sebelum tidur atau sebelum dan ketika melakukan sahur. Namun sebaiknya niat ini di bacakan sejak malam hari, karena jika di akhirkan takut lupa membacanya sebab niat ini menjadi sebuah hal penting dalam beribadah termasuk puasa sunnah.

Pengertian Keutamaan Tata Cara Niat Puasa Nisfu Sya'ban 2019 Berapa Hari

Sebenarnya dalam pembahasan mengenai niat puasa nisfu sya ban sangat banyak sekali belum termasuk dallil dan pendapat dari 4 madzhab bagaimana kedudukannya, serta tanggal berapa puasa nisfu sya'ban tahun ini. Maka dari itu silahkan anda pelajari lagi lebih jauh seputar hal yang berkaitan dengan pengertian keutamaan tata cara niat puasa nisfu sya'ban 2019 berapa hari dan yang lainnya agar lebih memahami dan semakin yakin akan kesunnahan dari amalan tahunan yang satu ini.

Susunan Bacaan Doa Tahlil Dan Yasin Tahlilan Tawasul Singkat Lengkap

Pengertian Tahlilan adalah sebuah rutinitas ritual amaliah umat islam indonesia yang di lakukan ketika ada keluarga atau saudara mereka yang meninggal dunia, di kerjakan selama 1 sampai 7 hari, 40, 100 hingga hari ke 1000. Aktivitas dari tahlil ini sudah sejak lama membudaya di sebagian masyarakat serta di anggap sebagai amalan yang baik untuk di lakukan setiap ada orang meninggal dari kalangan umat islam dan mereka warga nu sangat memegang erat amalan ini karena melihat kebaikan dan manfaat besar yang ada pada acara pelaksanaan tahlilan tersebut.

Tujuan dari tahlilan dari lihat dari sisi amaliah tentu memiliki maksud untuk mendoakan arwah almarhun orang yang sudah meninggal dunia dengan di bacakannya kalimat-kalimat tahlil tasbih dan tahmid sholawat nabi dan bacaan al-qur'an surat yasin membaca doa tahlil memohon kepada allah agar arwah di terima di sisinya serta di ampuni segala dosanya. Hal ini tentunya di perintah dalam agama bahwa harus saling mendoakan satu sama lain bahkan meski mereka sudah tidak ada di dunia ini serta di contohkan oleh nabi mendoakan mereka yang ada dalam kubur.

Sedangkan tujuan lain dari tahlilan ini dari sisi kemanusiaan adalah untuk menumbuhkan solidaritas antar sesama umat yang akan menumbuhkan rasa saling menghormati. Siapa orangnya yang tidak merasa bahagia apabila dia sedang dalam keadaan hati terpuruk karena di tinggal salah satu keluarga yang di cintai, lalu orang-orang menghiburnya dengan perkataan-perkataan baik berupa doa. sehingga aktivitas seperti ini sudah pasti bisa menumbuhkan rasa persatuan antara satu dengan yang lain, maka hal seperti ini harus tetap di jaga dengan baik jangan sampai hilang.

Susunan Bacaan Doa Tahlil Dan Yasin Tahlilan Tawasul Singkat Lengkap

Ada sebagian kecil masyarakat yang menganggap bahwa hukum tahlilan ini haram atau bid'ah dengan alasan karena bukan ajaran islam dan tidak ada dari nabinya, bahkan pernyataan sama juga mereka ungkapkan pada tradisi maulid nabi saw. Memang bahwa tradisi ini merupakan budaya umat islam indonesia yang di awali oleh para wali allah dalam menyebarkan agama islam di nusantara, dengan tidak menghilangkan budaya pra-islam umat-umat non islam mampu di tarik dan di islamkan, sehiingga hingga saat ini agama islam masih tetap tegak dan jaya di negara tercinta indonesia.

Sedangkan dari sisi hukum tahlilan sendiri tidaklah haram sebab acara tahlil tidak keluar dari syariat islam contoh seperti mendoakan orang meninggal dunia dengan bacaan al-qur'an di perintah dan ada dalilnya, begitu juga dengan berkumpul dan memanjatkan doa ini juga sama ada dalilnya. Kemudian memberikan makanan dengan tujuan shadaqoh jelas ada dalil hadits dan al-qur'annya seperti ketika nabi menyruh sehabat untuk memberikan makanan kepada keluarga ja'far dan orang-orang di perintah allah untuk bershadaqoh baik dalam keadaan lapang atau sempit.

Sehingga dapat di simpulkan bahwa tidak ada keharaman dalam acara tahlilan ini, bahkan ternyata bahwa orang yang suka tahlil telah mengamalkan al-qur'an dan hadits yaitu dari sisi mendoakan orang meninggal dan bab shadaqoh. Kedua hal ini yaitu saling mendoakan dan shodaqoh tidak terbatas ruang lingkup harus di lakukan dalam berbagai hal baik ketika dalam keadaan lapang atau sempit, orang yang datang tahlil mereka mendoakan dan pribumi di persilahkan jika ingin memberikan makanan dengan niat bershadaqoh, jika pun tidak tidak menjadi masalah bahkan tidak di permasalahkan.

Memang jika sudah membahas mengenai masalah tahlilan akan banyak hal yang di bicarakan terutama yang berkaitan dengan antara yang setuju dan tidak, semoga saja kita bisa memilih yang terbaik dan membedakan antara benar dan salah dengan ilmunya bukan penafsiran logika manusia. Sekarang langsung dengan mengahafal semua bacaan doa tahlil singkat yang akan coba kami tulis dengan lengkap. Bacaan susunan tahlil khusushan ini bisa di amalkan ketika acara tahlil orang meninggal, acara mingguan malam jum'at atau ketika sedang ziarah kubur orang tua dan para wali.

Bacaan Tawasul Khusushon Tahlil

إلَى حَضْرَةِ النَّبِيِّ الْمُصْطَفَى مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ (اَلْفَاتِحَة)
ثُمَّ إلَى حَضْرَةِ إِخْوَانِهِ مِنَ اْلأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِيْنَ وَاْلأَوْلِيَاءِ وَالشُّهَدَاءِ وَالصَّالِحِيْنَ وَالصَّحَابَةِ وَالتَّابِعِيْنَ وَاْلعُلَمَاءِ وَاْلمُصَنِّفِيْنَ وَجَمِيْعِ اْلمَلاَئِكَةِ اْلمُقَرَّبِيْنَ خُصُوْصًا سَيِّدنَا شَيْخِ عَبْدِ اْلقَادِرِ الجَيْلاَنِي رَضِيَ اللهُ عَنْهُ (اَلْفَاتِحَة)
ثُمَّ إلَى جَمِيْعِ أَهْلِ اْلقُبُوْرِ مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ مِنْ مَشَارِقِ اْلاَرْضِ إلَى مَغَارِبِهَا بَرِّهَا وَبَحْرِهَا خُصُوْصًا أبَاءَنَا وَأُمَّهَاتِنَا وَأَجْدَادَنَا وَجَدَّاتِنَا وَمَشَايِخَنَا وَمَشَايِخَ مَشَايِخِنَا وَلِمَنِ اجْتَمَعْنَا هَهُنَا بِسَبَبِهِ وَخُصُوْصًا (Nama arwah yang dikirimi hadiah tahlil) (اَلْفَاتِحَة)
بـــِــــسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ
قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ * اللَّهُ الصَّمَدُ لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَد * وَلَمْ يَكُنْ لَهُ كُفُوًا أَحَد
لاَ إِلهَ إِلَّا اللهُ اَللهُ أَكْبَرْ وَلِلّهِ اْلحَمْدُ
بــــــِـسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ
قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ * مِن شَرِّ مَا خَلَقَ * وَمِن شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ * وَمِن شَرِّ النَّفَّـثاتِ فِى الْعُقَدِ * وَمِن شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ
لاَ إِلهَ إِلَّا اللهُ اَللهُ أَكْبَرْ وَلِلّهِ اْلحَمْدُ
بــِـــــسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ
قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ * مَلِكِ النَّاسِ * إِلَهِ النَّاسِ * مِنْ شَرِّ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِ * الَّذِي يُوَسْوِسُ فِي صُدُورِ النَّاسِ * مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ
لاَ إِلهَ إِلَّا اللهُ اَللهُ أَكْبَرْ وَلِلّهِ اْلحَمْدُ
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ
الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ * الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ * مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ * إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ * اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ * صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّين. أمِينْ
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ. الم. ذلِكَ اْلكِتَابُ لاَرَيْبَ فِيْهِ هُدًى لِلْمُتَّقِيْنَ. اَلَّذِيْنَ يُؤْمِنُوْنَ بِالْغَيْبِ وَيُقِيْمُوْنَ الصَّلاَةَ وَمِمَّا رَزَقْنَاهُمْ يُنْفِقُوْنَ. وَالَّذِيْنَ يُؤْمِنُوْنَ بِمَا أُنْزِلَ إِلَيْكَ وَمَا أُنْزِلَ مِنْ قَبْلِكَ وَبِالْاخِرَةِ هُمْ يُوْقِنُوْنَ. اُولئِكَ عَلَى هُدًى مِنْ رَبِّهِمْ وَاُولئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُوْنَ. وَإِلهُكُمْ إِلهُ وَاحِدٌ لاَإِلهَ إِلاَّ هُوَ الرَّحْمنُ الرَّحِيْمُ اللهُ لاَ إِلَهَ اِلاَّ هُوَ اْلحَيُّ الْقَيُّوْمُ لاَتَأْخُذُه سِنَةٌ وَلاَنَوْمٌ. لَهُ مَافِى السَّمَاوَاتِ وَمَافِى اْلأَرْضِ مَنْ ذَالَّذِى يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلاَّ بِإِذْنِهِ يَعْلَمُ مَابَيْنَ أَيْدِيْهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ وَلاَيُحِيْطُوْنَ بِشَيْءٍ مِنْ عِلْمِهِ إِلاَّ بِمَا شَاءَ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَلاَ يَؤدُهُ حِفْظُهُمَا وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيْمُ. لِلّهِ مَافِى السَّمَاوَاتِ وَمَا في اْلأَرْضِ وَإِنْ تُبْدُوْا مَافِى أَنْفُسِكُمْ أَوْ تُخْفُوْهُ يُحَاسِبْكُمْ بِهِ اللهِ فَيُغْفِرُ لِمَنْ يَشَاءُ وَيُعَذِّبُ مَنْ يَشَاءُ. وَاللهُ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ. امَنَ الرَّسُوْلُ بِمَا أُنْزِلَ اِلَيْهِ مِنْ رَبَّهِ وَالْمُؤْمِنُوْنَ. كُلٌّ امَنَ بِاللهِ وَمَلاَئِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ لاَنُفَرِّقُ بَيْنَ أَحَدٍ مِنْ رُسُلِهِ وَقَالُوْا سَمِعْنَا وَأَطَعْنَا غُفْرَانَكَ رَبَّنَا وَإِلَيْكَ الْمَصِيْرُ. لاَيُكَلِّفُ نَفْسًا إِلاَّ وُسْعَهَا لَهَا مَاكَسَبَتْ وَعَلَيْهَا مَااكْتَسَبَتْ رَبَّنَا لاَتُؤَاخِذْنَا إِنْ نَسِيْنَ أَوْ أَخْطَعْنَا رَبَّنَا وَلاَ تَحْمِلْ عَلَيْنَا إِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهُ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِنَا رَبَّنَا وَلاَ تُحَمِّلْنَا مَالاَطَاقَةَ لَنَا بِهِ
وَاعْفُ عَنَّا وَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا (7 مرة)
أَنْتَ مَوْلاَنَا فَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِيْنَ.
بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ، إِرْحَمْنَا يَاأَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ (7 مرة)
وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ عَلَيْكُمْ أَهْلَ الْبَيْتِ إِنَّهُ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ. إِنَّمَا يُرِيْدُ اللهُ لِيُذْهِبَ عَنْكُمُ الرِّجْسَ أَهْلَ الْبَيْتِ وَيُطَهِّرَكُمْ تَطْهِيْرًا. إِنَّ اللهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِي يَا أَيُّهَا الَّذِيْنَ أمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمَا.
أَللّهُمَّ صَلِّ أَفْضَلَ الصَّلاَةِ عَلَى أَسْعَدِ مَخْلُوْقَاتِكَ نُوْرِ الْهُدَى سَيِّدِنَا وَمَوْلاَناَ مُحَمَّدٍ وَعَلَى أَلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدْ. عَدَدَ مَعْلُوْمَاتِكَ وَمِدَادَ كَلِمَاتِكَ كُلَّمَا ذَكَرَكَ الذَّاكِرُوْنَ. وَغَفَلَ عَنْ ذِكْرِكَ الْغَافِلُوْنَ.
أَللّهُمَّ صَلِّ أَفْضَلَ الصَّلاَةِ عَلَى أَسْعَدِ مَخْلُوْقَاتِكَ شَمْسِ الضُّحَى سَيِّدِنَا وَمَوْلاَناَ مُحَمَّدٍ وَعَلَى أَلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدْعَدَدَ مَعْلُوْمَاتِكَ وَمِدَادَ كَلِمَاتِكَ كُلَّمَا ذَكَرَكَ الذَّاكِرُوْنَ. وَغَفَلَ عَنْ ذِكْرِكَ الْغَافِلُوْنَ
أَللّهُمَّ صَلِّ أَفْضَلَ الصَّلاَةِ عَلَى أَسْعَدِ مَخْلُوْقَاتِكَ بَدْرِ الدُّجَى سَيِّدِنَا وَمَوْلاَناَ مُحَمَّدٍ وَعَلَى أَلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدْ. عَدَدَ مَعْلُوْمَاتِكَ وَمِدَادَ كَلِمَاتِكَ كُلَّمَا ذَكَرَكَ الذَّاكِرُوْنَ. وَغَفَلَ عَنْ ذِكْرِكَ الْغَافِلُوْنَ.
وَسَلِّمْ وَرَضِيَ اللهُ تَعَالَى عَنْ سَادَتِنَا أَصْحَابِ رَسُوْلِ اللهِ أَجْمَعِيْنَ. وَحَسْبُنَا الله وَنِعْمَ الْوَكِيْلُ نِعْمَ الْمَوْلَى وَنِعْمَ النَّصِيْرُ. وَلاَحَوْلَ وَلاَقُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيْمِ
أَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْم (7 مرة)
أَفْضَلُ الذِّكْرِ فَاعْلَمْ أَنَّهُ لاَإِلهَ إِلاَّ اللهُ حَيٌّ مَوْجُوْدٌ لاَإِلهَ إِلاَّ اللهُ حَيٌّ مَعْبُوْدٌ لاَإِلهَ إِلاَّ اللهُ حَيٌّ بَاقٍ ,
لاَإِلهَ إِلاَّ اللهُ (7/11/33 مرة)
لاَإِلهَ إِلاَّ اللهُ لاَإِلهَ إِلاَّ اللهُ
لاَإِلهَ إِلاَّ اللهُ مُحَمَّدٌ رَسُوْلُ الله
أَللّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدْ أَللّهُمَّ صَلِّ عَلَيْهِ وَسَلِّمْ (2 مرة)
أَللّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدْ يَارَبِّ صَلِّ عَلَيْهِ وَسَلِّمْ
سُبْحَانَ الله وَبِحَمْدِهِ سُبْحَانَ اللهِ الْعَظِيْمِ 33
أَللّهُمَّ صَلِّ عَلَى حَبِيْبِكَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدْ وَعَلَى الِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّمْ
أَللّهُمَّ صَلِّ عَلَى حَبِيْبِكَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدْ وَعَلَى الِهِ وَصَحْبِهِ وَبَارِكْ وَسَلِّمْ
أَللّهُمَّ صَلِّ عَلَى حَبِيْبِكَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدْ وَعَلَى الِهِ وَصَحْبِهِ وَبَارِكْ وَسَلِّمْ أَجْمَعِيْنَ. (اَلْفَاتِحَة)

Bacaan Doa Tahlil


أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ. بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ. اَلْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. حَمْد الشَّاكِرِيْنَ حَمْدَ النَّاعِمِيْنَ، حَمْدًا يُوَافِيْ نِعَمَهُ وَيُكَافِئُ مَزِيْدَهُ. يَا رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ كَمَا يَنْبَغِيْ لِجَلَالِ وَجْهِكَ وَعَظِيْمِ سُلْطَانِكَ.
اللهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ فِى اْلاَوَّلِيْنَ. وَصَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ فِى اْلآخِرِيْنَ. وَصَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ فِيْ كُلِّ وَقْتٍ وَحِيْنٍ. وَصَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ فِى الْملاَءِ اْلاَعْلَى اِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ.

اَللهُمَّ اجْعَلْ وَاَوْصِلْ وَتَقَبَّلْ مَا قَرَأْنَاهُ مِنَ الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ وَمَا هَلَّلناهُ وَمَا سَبَّحْنَاه وَمَا صَلَّيْنَاهُ عَلَى النَّبِيِّ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ هَدِيَّةً وَّاصِلَةً وَّرَحْمَةً نَّازِلَةً وَّبَربكَةً شَامِلَةً وَصَدَقَةً مُتَقَبَّلَةً نُقَدِّمٌ ذَالِكَ وَنُهْدِيهِ اِلَى حَضْرَةِ سَيِّدِنَا وَحَبِيْبِنَا وَشَفِيْعِنَا وَقُرَّةِ أعْيُنِنَا وَمَوْلاَنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَإِلَى جَمِيْعِ إِخْوَانِهِ مِنَ اْلأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسلِيْنَ، وَاْلاَوْلِيَاءِ وَالشُّهَدَاءِ وَالصَّالِحِيْنَ وَالصَّحَابَةِ وَالتَّابِعِيْنَ وَالْعُلَمَاِءِ الْعَامِلِيْنَ وَالْمُصَنِّفِيْنَ الْمُخْلَصِيْنَ وَجَمِيْعِ الْمُجَاهِدِيْنَ فِيْ سَبِيْلِ اللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ وَالْمَلاَئِكَةِ الْمُقَرَّبِيْنَ خُصُوْصًا اِلَى سَيِّدِنَا الشَّيْخِ عَبْدِ الْقَادِرِ الْجَيْلاَنِي رضي الله عنه
Jika berkendak ditujukan kepada ruh seseorang, maka baca :

وَخُصُوْصًا اِلَى حَضْرَةِ رُوْحِ …………..
(sebutkan nama ruh yang dituju)

Lalu melanjutkan bacaan doa :


ثُمَّ إلَى جَمِيْعِ أَهْلِ الْقُبُوْرِ مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ مِنْ مَشَارِقِ اْلاَرْضِ وَمَغَارِبِهَا بَرِّهَا وَبَحْرِهَا خُصُوْصًا إِلَى آبَائِنَا وَاُمَّهَاتِنَا وَأَجْدَاتِنَا وَجَدَّاتِنَا وَنَخُصُّ خُصُوْصًا إِلَى مَنِ اجْتَمَعْنَا هَاهُنَا بِسَبَبِهِ وَلأَجْلِهِ. أَللهُمَّ اغْفِرْلَهُمْ وَارْحَمْهُمْ وَعَافِهِمْ وَاعْفُ عَنْهُمْ. أَللهُمَّ اَنْزِلِ الرَّحْمَةَ وَالْمَغْفِرَةَ عَلَى أَهْلِ الْقُبُوْرِ مِنْ أَهْلِ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ مُحَمَّدٌ رَّسُوْلُ اللهِ. رَبَّنَا آتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلاَخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ. سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُوْنَ. وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. اَلْفَاتِحَةُ

Bacaan Yasin

Untuk membacakan surat yasin bisa di lakukan sebelum membaca doa tahlil atau sesudahnya, tetapi jika ingin lebih tersusun sebaiknya di baca sebelum membaca doa tahlil yang kemudian nanti setelah selesai yasinan di tutup dengan bacaan doa tahlil. Silahkan bagi yang belum hafal untuk di fahami agar bisa di amalkan atau tulis ulang dalam sebuah kertas atau download di perangkat masing-masing agar nanti ketika di butuhkan lebih mudah menemukannya tinggal langsung membaca, cukup panjang memang tetapi insyaallah mudah di fahami.

Pembahasan mengenai tahlilan dan bacaan doa tahlil cukup sekian saja, semoga meskipun singkat bermanfaat dan menjadi pencerahan bagi yang ragu terhadap amalan ini. Silahkan cari dan pelajari lagi lebih jauh bagaimana hukum dan semua yang berkaitan dengan susunan bacaan doa Tahlil dan yasin tahlilan tawasul singkat lengkap ringkas pendek dalam bahasa arab latin dan artinya, pengertian, tujuan dalil hadits hukum mengenai tahlilan dan lain sebagainya.