Pengertian Tata Cara Bacaan Niat Tayamum Bagi Orang Sakit Yang Benar

Tayamum adalah salah satu cara bersuci berupa wudhu dengan menggunakan debu apabila sedang berada dalam suatu kondisi tertentu, dan inilah yang akan kita bahas pada halaman ini di mana sebelumnya juga kami pernah menulis tentang doa qunut yang bisa kalian pelajari. Mengambil pembahasan tentang mengenai tata cara tayamum serta niatnya karena kami rasa ini akan sangat penting untuk di pelajari oleh umat islam yang benar-benar belum paham terhadap hal ini karena dalam pelaksanaannya terdapat beberapa hal penting yang harus di pahami.

Bertayamum menjadi satu kemurahan dalam ibadah di mana mereka yang yang sedang merasa sulit menemukan air atau tidak tercukupinya air karena beberapa hal yang memaksa maka boleh bertayamum sebagai pengganti wudhu dengan menggunakan tanah atau debu yang suci dan bersih. Akan tetapi jika melihat kondisi kawasan negara indonesia sekarang ini yang begitu subur, tidak mungkin rasanya tidak menemukan air, oleh karena itulah kami di sini tidak akan membahas hal tersebut melainkan bagaimana mengenai tayamum bagi orang sakit apakah boleh atau tidak.

Tayamum Bagi Orang Sakit
Jika dikategorikan orang sakit terbagi pada beberapa kondisi, di antaranya pertama ada orang sakit yang masih kuat untuk bergerak, kedua orang sakit yang sudah tidak mampu bergerak, dan yang ketiga ada orang sakit dengan luka pada bagian anggota di mana oleh dokter di kelaim tidak boleh terkena air sebab bisa berbahaya atau dapat memperlambat pada kesembuhan luka tersebut. Dari ketiganya tersebut yang pertama dan yang kedua masih di wajibkan untuk berwudhu baik itu di lakukan sendiri atau di bantu orang lain.

Pengertian Tata Cara Bacaan Niat Tayamum Bagi Orang Sakit Yang Benar

Namun untuk yang ketiga terbagi menjadi 2 kondisi pertama apabila lukanya tersebut berada pada bagian anggota wudhu dan masih memungkinkan di bungus dengan perban maka tetap berwudhu dan bagian perban tersebut cukup di usap saja. Tetapi yang kedua apabila luka tersebut benar-benar tidak memungkinkan untuk di bungkus dengan perban atau semisalnya maka wudhu di ganti dengan bertayamum dengan tata cara seperti bertayamum pada umumnya yaitu memakai debu dan mengusapkan pada seluruh anggota tayamum.

Tata Cara tayamum

Seperti halnya ibadah lain dalam bertayamum juga harus memenuhi syarat rukun fardhu tayamum, di mana hal ini harus di pahami betul oleh orang yang akan mengerjakan amalan ini agar bisa terlaksana dengan benar dan sempurna, nah untuk mengetahui hal tersebut mari sama-sama kita simak daftar ulasannya di bawah ini dengan baik.

1. Syarat tayamum
a. Menggunakan debu yang suci
b. Telah masuk waktu sholat
c. Berhalangan menggunakan air seperti karena sakit
d. Telah berusaha mencari air (bg yang tayamum karena tak ada air)

2. Rukun tayamum
a. Niat (dalam hati ketika hendak mengusap wajah)
b. Mengusap wajah dua kali
c. Mengusap kedua tangan hingga siku-siku
d. Tertib

3. Sunnah Dalam Bertayamum
a. Mambaca basmallah
b. Mendahulukan anggota yang kanan
c. Berturut-turut

4. Yang Membatalkan Tayamum
a. Segala seuatu yang membatalkan wudlu
b. Melihat air sebelum sholat
c. Murtad (keluar dari Islam)

Niat tayamum

نَوَيْتُ التَّيَمُمَ لِاِسْتِبَاحَةِ الصَّلاَةِ الْمَفْرُوْضَةِ فَرْضًا لله تَعَالى

“Saya berniat tayamum agar diperbolehkan sholat fardlu, fardlu karena Allah ta’ala”

Berbeda dengan wudhu untuk anggota tayamum hanya ada 2 yaitu mengusap wajah dan kedua tangan, kiri dan kanan. baik itu bagi orang yang bertayamum karena tidak ada air atau di sebabkan karena sakit. Tetapi bagi orang sakit memang ada ketentuan khusus untuk bisa bertayamum yaitu sakitnya benar-benar oleh dokter di larang terkena air karena akan menyebabkan lambatnya sembuh atau bisa mengakibatkan kematian.

1. Orang yang bertayamum membeca niat seperti bacaan di atas

2. Selanjutnya menepukan telapak tangan pada debu yang sudah di siapkan lalu mengibaskannya atau meniup agardebu tidak menempel di wajah.

3. Mengusapkan tangan tersebut pada wajah

4. menepukan tangan lagi ke debu dan kemudian mengusapkan pada tangan kanan serta kiri hingga sampai siku.

5. Jika orang yang sakit tidak memungkinkan untuk melakukan tayamum sendiri maka boleh di bantu orang lain.

6. Lakukan hal di atas dengan tertib

Sampai di sini maka tayamum sudah bisa di lakukan dengan baik, bagi yang belum tahu atau ingin memahami lebih jauh mengenai pembahasan yang sama maka bisa mencari lagi pada halaman lain, yang mana insyaallah kami mengulasnya kembali semua yang berkaitan dengan pengertian tata cara bacaan niat tayamum bagi orang sakit yang benar dan lain sebagainya, terima kasih.