Pahala Tata Cara Bacaan Doa Niat Puasa sebelum Idul Adha 2018

Tibanya bulan dzulhijjah menjadi kesempatan yang sangat baik bagi umat islam untuk mengisinya dengan berbagai jenis amal kebaikan, karena semua kabaikan yang di lakukan pada sepuluh hari pertama bulan sebelum idul adha memiliki keutamaan pahala yang lebih unggul baik itu mau berupa shadaqah, shalat sunnah, puasa sunnah, ibadah haji, qurban dan lain sebagainya.

Yang dimaksud dengan sepuluh hari pertama puasa idul adha pada bulan dzulhijjah ini, sesungguhnya 9 hari karena pada tanggal 10 adalah hari raya dan di haramkan berpuasa. Pelaksanaan puasa sunnah pada bulan dzulhijjah yaitu mulai dari tanggal 1 hingga tanggal 9 termasuk yang di sebut dengan puasa sunnah arafah dan tarwiyah pada tanggal 8 dan 9 nya.

Banyak sekali keterangan-keterangan atau dalil yang menyebutkan tentang keutamaan puasa sunnah sebelum idul adha baik itu yang langsung tercantum dalam hadits nabi saw atau yang terdapat pada kitab-kitab karangan para ulama. Bahkan nyata dengan jelas di terangkan juga bahwa keunggulan pahala yang ada pada puasa sunnah di bulan dzulhijjah ini sangat besar sekali.

Puasa Idul Adha

Rasulullah shallallaahu 'alaihi wasallam bersabda:

مَا مِنْ أَيَّامٍ أَحَبّ إِلَى اللَّهِ أَنْ يُتَعَبَّدَ لَهُ فِيهَا مِنْ عَشْرِ ذِي الْحِجَّةِ يَعْدِلُ صِيَامُ كُلِّ يَوْمٍ مِنْهَا بِصِيَامِ سَنَةٍ وَقِيَامُ كُلِّ لَيْلَةٍ مِنْهَا بِقِيَامِ لَيْلَةِ الْقَدْرِ

Artinya : Tidak ada hari-hari yang lebih Allah sukai untuk beribadah selain sepuluh hari pertama bulan Dzul Hijjah, satu hari berpuasa didalamnya setara dengan setahun berpuasa, satu malam mendirikan shalat malam setara dengan shalat pada malam Lailatul Qadar

Hadits di atas diriwayatkan oleh Imam Tirimidzi dalam kitab Sunannya (juz I halaman 131, hadits nomor 758). Berikut sanad dan matannya :

حدثنا أبو بكر بن نافع البصري حدثنا مسعود بن واصل عن نهاس بن قهم عن قتادة عن سعيد بن المسيب عن أبي هريرة عن النبي صلى الله عليه وسلم قال ما من أيام أحب إلى الله أن يتعبد له فيها من عشر ذي الحجة يعدل صيام كل يوم منها بصيام سنة وقيام كل ليلة منها بقيام ليلة القدر

Salah satu hadits di atas sudah cukup untuk di jadikan pegangan atau dorongan bagi kita agar bisa mengisi sepeuluh hari pertama bulan dzuilhijjah ini dengan berbagai amal kebaikan baik itu sholat malamnya atau puasa sunnah, terutama arafah dan juga tarwiyah. Jangan sampai kesempatan yang hanya datang satu kali setahun ini berlalu begitu saja tanpa menghasilkan apa-apa darinya.

Jika sudah mengetahui sejauh mana kedudukan daru piasa sunnah di bulan dzulhijjah sebelum idul adha, maka sudah pasti akan langsung menanyakan bagaimana cara pelaksanaan serta bagaimana bacaan niatnya. Dalam melakukan puasa sunnah tidak ada perbedaan dengan puasa yang bisa di lakukan pada bulan ramadhan, namun untuk bacaan niatnya sendiri berikut akan kami tulis di bawah ini.

Niat Puasa Sepuluh Hari Pertama Sebelum Idul Adha

نَوَيْتُ صَوْمَ شَهْرِ ذِي الْحِجَّةِ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى

Nawaitu Shauma Syahri Dilhijati sunnatan Lillahi Ta'alaa

Artinya : Saya niat puasa sunnah bulan Dzulhijjah karena Allah Ta'ala

Bacaan niat puasa di atas adalah untuk puasa dari tanggal 1 - 7 dzulhijjah sementara tanggal 8 serta 9 bisa di lihat pada halaman atau pembahasan lain yang berhubungan dengan penjelasan mengenai puasa sunnah arafah dan tarwiyah yang telah kami bahas secara lengkap meliputi keutamaannya.

Meskipun pembahasan mengenai puasa sebelum idul adha sepuluh hari pertama bulan dzulhijjah ini cukup singkat bahkan mungkin terlalu sedikit. Semoga saja bisa di mengerti tulisannya serta mudah di pahami, sehingga nantinya bisa menjadi pengetahuan bermanfaat yang dapat mendorong diri untuk senantiasa melakukan amal kebaikan terutama puasa dan juga shalat sunnahnya.