Doa Niat Puasa Tasu'a Dan Asyura 9 10 11 Pada Bulan Muharram 2019

Doa Niat Puasa Tasu'a Dan Asyura 9 10 11 Pada Bulan Muharram 2019 - Dari 12 bulan yang ada dalam perhitungan hijriyah selama setahun, muharram termasuk salah satu yang di istimewakan oleh smua islam, bukan karena pada bulan ini akan di adakan perayaan atau hura-hura melainkan muharram termasuk pada bulan yang sangat baik untuk di jadikan waktu beribadah seperti salah satunya puasa yang populer dengan nama puasa sunnah asyura dan tas'a yang di laksanakan pada tanggal 9 dan 10 bulan muharram.

kenapa kedua dari puasa sunnah ini di namakan asyura dan tasu'a? mungkin pertanyaan ini sering terlintas di pikiran umat islam kebanyakannya, jawabannya sangatlah mudah yaitu asyura sendiri berasal dari kata asyara (bahasa arab) yang artinya sepuluh, berarti puasa asyura di kerjakan pada tanggal 10 bulan muharram perhitungan tahun hijriyah. Sedangkan nama tasu'a artinya sembilan di mana puasa tasu a ini di lakukan pada tanggal 9 nya muharram.

Selain memiliki keutamaan serta manfaat lebih unggul di banding puasa sunnah lainnya, puasa tasua'a dan asyura pada bulan muharram juga memiliki dalil atau hadits shahih yang sangat jelas perintah untuk melaksanakan ibadah ini. Bahkan ada pendapat yang berpandangan bahwa pada awalnya puasa muharram memiliki hukum wajib, namun semenjak di perintahkan puasa pada bulan ramadhan hukum wajib tersebut di hapuskan dan menjadi sunnah.

Doa Niat Puasa Tasu'a Dan Asyura 9 10 11 Pada Bulan Muharram

Adanya perintah puasa 10 muharram atau orang-orang ada menyebutnya juga dengan puasa suro, tidak lepas dari sebuah cuplikan sejarah penting yang harus di pahami oleh seluruh umat islam seluruhnya agar mereka dapat memahmi dengan betul maksuda dan tujuan dari di laksanakan ibadah ini. Dalam sebuah sejarah yang di riwayatkan oleh hadits shahih bahwa pada suatu ketika bertepatan dengan 10 bulan muharram baginda nabi saw berada di kota madinah dan mendapati kaum yahudi sedang berpuasa.

Lantas kemudian nabi bertanya, puasa apa yang anda lakukan ini? dia pun menjawab dengan lantang, pada hari ini allah swt telah menyelematkan nabi musa as dan menenggelamkan fir'aun, maka sebagai tanda syukur nabi musa berpuasa pada hari ini. Mendengar jawaban orang ini maka nabi pun berkata, kami lebih berhak atas musa, dan beliau pun langsung berpuasa dan memerintah seluruh umatnya untuk melaksanakan puasa juga.

Melihat sekilas dari sejarah di atas, maka akan timbul pertanyaan mengenai puasa tasu'a, apakah ada perintah dari nabi atau tidak serta bagaimana kedudukan mengenai puasa tanggal 11 muharram. Untuk masalah puasa tanggal 9 bulan muharram atau yang populer dengan sebutan tasu'a di lakukan sebagai jawaban dari sebagian umat yang mempertanyakan tentang kesamaan puasa umat islam dan yahudi, yaitu sama-sama tanggal 10 muharram.

Kemudian nabi pun berniat bahwa di tahun depan beliau akan melakukan puasa tidak hanya tanggal 10 tetapi dengan tanggal 9 nya, namun belum juga sampai pada muharram tahun selanjutnya, baginda nabi wafat. sebab hal ini lah puasa tanggal sembilan juga di sunnahkan, dengan alasan selain perintah sunnah juga agar menjadi pembeda antara puasa umat islam dan juga yahudi. Tetapi dalam hadits lain ada yang mengatakan tanggal 11 muharram, bunyinya yaitu:

صوموا يوم عاشوراء وخالفوا فيه اليهود وصوموا قبله يوما أو بعده يوما

Artinya : Puasalah kalian pada hari Asyura dan berbedalah dengan orang Yahudi. Kerjakan puasa dari satu hari sebelumnya sampai satu hari sesudahnya. (HR Ahmad).

Hadits ini sekaligus menunjukan bahwa puasa 10 muharram atau asyura lebih di unggulkan, tetapi di sisi lain juga memberi pernyataan mengenai puasa tanggal 9 dan 11 muharram dan pelaksanaan menjadi 3 hari. Namun mengenai pembahasan ini agar lebih jelas, sebaiknya cari lagi tentang bab puasa sebab memang selain harus di pahami dengan jelas juga memerlukan kajian lebih luas lagi agar dapat di mengerti.

Sebagaimana yang tercantum dalam sebuah judul bahwa pada halaman ini hanya akan membahas mengenai niat puasa asyura dan tasu'a, sementara mengenai kajian puasa muharram akan coba kami sajikan pada halaman lain secara khusus. Mengapa niat menjadi pokok pembahasan sebab dalam ibadah wajib atau sunnah, kedudukan niat ini sangat penting bahkan masuk pada rukun yang tidak boleh di tinggalkan ketika seseorang akan berpuasa.

1. Niat Puasa Tasua 9 Muharram

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ التَا سُوعَاء لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin ‘an adâ’i sunnatit Tasû‘â lillâhi ta‘âlâ

Artinya : Aku berniat puasa sunah Tasu‘a esok hari karena Allah SWT

Sedangkan contoh lafal niat puasa sunah Asyura sebagai berikut

2. Niat Puasa Asyura 10 Muharram

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ ِعَا شُورَاء لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin ‘an adâ’i sunnatil âsyûrâ lillâhi ta‘âlâ.

Artinya : Aku berniat puasa sunah Asyura esok hari karena Allah SWT

Mungkin ada shabat di luar sana yang belum memahami mengenai bacaan doa niat puasa tasu'a dan asyura 9 10 11 pada bulan muharram 2019 ini, maka dari itu siapa saja yang sudah mempelajarinya jangan lupa untuk memberitahu mereka agar sedikit ilmu yang sudah di ketahui lebih bermanfaat. Mohon maaf jika pembahasannya hanya sedikit dan cukup sekilas, mudah-mudahan saja menjadi motivasi bagi kalian semua untuk bisa menyambut bulan muharram ini dengan beribadah.