Bacaan Latin Ayat Kursi Lengkap Makna Arti, Sejarah Dan Padilah

Bacaan Latin Ayat Kursi Lengkap Makna Arti, Sejarah Dan Padilah - Ketika ayat kursi mau diturunkan oleh Allah ke bumi kepada Nabi Muhammad dengan melalui malaikat Jibril yang disertai oleh 70 ribu malaikat,langit dan bumi serta seluruh alam semesta dan seisinya menyambut dengan penuh kehormatan. diriwayatkan peristiwa ketika ayat kursi diturunkan keadaan bumi menjadi gempar dan terjadi gempa di seluruh dunia, diriwayatkan ketika turunya ayat kursi ini diikuti dengan terjadinya gemuruh yang hebat. Bahkan mahkota para raja-raja pada lepas dan tertanggal dari kepala,dan jatuh ke bumi.

Dimana-mana terjadi kegemparan dan kegaduhan. Selain manusia yang megalami kegemparan, syetan juga ikut gempar dan kocar-kacir berlarian menghadap iblis laknatullah yang juga ketakutan, raja Iblis akhirnya memerintahkan para syaitan untuk mencari darimana sala datangnya gempa bumi atau gemuruh, setelah sampai ke tempat turunnya ayat kursi yang ternyata di berikan langsung oleh malaikat Jibril ke nabi Muhammad yang disertai 70 ribu malaikat, hal ini membuat para syaitan gentar dan ketakutan.

dengan diturunya ayat kursi ini akan membuat kaum muslimin mendapatkan manfaat dan perlindungan yang kuat dari Allah. Hal ini secara otomatis dapat mencegah niat syaitan untuk menggoda manusia dan mengajak dalam jalan yang sesat,Untuk itu, ayat kursi dipercaya sebagai penangkal dan pengusir syeitan, ayat kursi juga menjadi penolong semua umat muslim yang mau membaca dan mengamalkannya.Masalah akan selalu menghampiri manusia sampai kapanpun, bahkan nabi Muhammad juga memiliki masalah yang harus diselesaikan. Namun Allah menganjurkan untuk selalu sabar dan ikhtiar dalam menghadapi masalah yang sedang dihadapi.


Ayat Kursi atau ʾāyatul kursī (آية الكرسى) akrab juga dikenal sebagai Ayat Singgasana dan merupakan ayat ke-255 yang ditemui dalam Surat Al Baqarah, yakni Surat kedua dalam Al Qur’an,menurut seorang sahabat, Ubay bin Kaab yang merupakan salah satu dari empat guru membaca Al Qur’an yang direkomendasikan oleh Nabi Shallallahu Alaihi Wa Sallam mengatakan bahwa Ayat Kursi amatlah mulia. Mungkin dikarenakan pada ayat ini kita dapati penjelasan mengenai keesaan sekaligus kekuasaan mutlak dari Allah Azza Wa Jalla.

Kandungan kalimat dalam ayat Kursi sepenuhnya mengenai keutamaan Allah Azza Wa Jalla dimana terdapat kekuasaan yang terus hidup, mencipta dan hanya Dia-lah yang harus disembah tiada sekutu bagi-Nya, cukup dengan memahami ayat Kursi sebenarnya akan menyadarkan kita—sebagai Muslim—bahwa hanya Allah saja yang patut disembah dan hanya Allah-lah yang mencipta dan mengatur segalanya. Ini adalah penjelasan Tauhid yang komprehensif.

عَنْ أُبَيِّ بْنِ كَعْبٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَا أَبَا الْمُنْذِرِ أَتَدْرِي أَيُّ آيَةٍ مِنْ كِتَابِ اللَّهِ مَعَكَ أَعْظَمُ قَالَ قُلْتُ اللَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ قَالَ فَضَرَبَ فِي صَدْرِي وَقَالَ وَاللَّهِ لِيَهْنِكَ الْعِلْمُ أَبَا الْمُنْذِرِ

صحيح مسلم كتاب صلاة المسافرين وقصرها باب فضل سورة الكهف وآية الكرسي

Ubayy ibn Ka’b berkata: Rasulullah, Shallallahu Alaihi Wa Sallam, bersabda, “Oh Abu Mundhir, apakah dirimu tahu ayat terbaik dari kitab Allah?” Aku membacakan ayat Singgasana,” Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak atau boleh disembah), melainkan Dia yang hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya).” (2:255). Nabi (Shallallahu Alaihi Wa Sallam) menepuk pundakku, dan berkata, “Demi Allah, Abu Mundhir, berbahagialah dengan pengetahuan ini!” (Ṣaḥīḥ Muslim 810).

Bacaan Ayat Kursi arab

اللَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ لَا تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ مَنْ ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلَّا بِإِذْنِهِ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ وَلَا يُحِيطُونَ بِشَيْءٍ مِنْ عِلْمِهِ إِلَّا بِمَا شَاءَ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ وَلَا يَئُودُهُ حِفْظُهُمَا وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيمُ

Bacaan Ayat Kursi Latin

“Alloohu laa ilaaha illaa huwal hayyul qoyyuum, laa ta’khudzuhuu sinatuw walaa naum. Lahuu maa fissamaawaati wa maa fil ardli man dzal ladzii yasyfa’u ‘indahuu illaa biidznih, ya’lamu maa baina aidiihim wamaa kholfahum wa laa yuhiithuuna bisyai’im min ‘ilmihii illaa bimaa syaa’ wasi’a kursiyyuhus samaawaati wal ardlo walaa ya’uuduhuu hifdhuhumaa wahuwal ‘aliyyul ‘adhiim.”

Terjemahan Arti Ayat Kursi

Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak atau boleh disembah), melainkan Dia yang hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya). Yang tidak mengantuk dan tidak juga tertidur. Kepunyaan-Nya adalah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Tiada yang dapat memberi syafaat di sisi Allah tanpa izin-Nya.”

Sesungguhnya Allah maha mengetahui apa yang ada di hadapan mereka dan di belakang mereka. Dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya.

Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha tinggi lagi maha besar.” (Surat Al-Baqarah ayat 255).

Keutamaan membaca Ayat Kursi

Dibawah ini merupakan sejumlah manfaat dan keutamaan membaca Ayat Kursi bagi setiap umat Islam yang ingin atau butuh untuk mengetahuinya.

Bagi siapa saja yang membaca Ayat Kursi setiap pagi maka akan dilindungi, diselamatkan oleh Allah hingga malam.
Jikalau seseorang membacanya sekali, ketika ingin keluar rumah, maka Allah Maha Kuasa akan mengirimkan sekelompok malaikat untuk mengiringinya dan melindunginya. Jika membacanya dua kali, maka dua kelompok malaikat akan mengiringi dan melindunginya. Dan jikalau dibaca sebanyak tiga kali, maka bersabda kepada para malaikat agar tidak perlu khawatir karena Allah sendiri yang akan menjaganya.
Allah Maha Kuasa pernah berfirman kepada Musa Alaihi Sallam, “Jikalau seseorang membacanya setiap Shalat, maka Allah akan membuatnya hatinya selalu bersyukur, akan memberinya pahala para nabi dan amalnya akan dilipat-gandakan dan tiada yang akan mencegahnya masuk surga kecuali kematian.”
Nabi Shallallahu Alaihi Wa Sallam bersabda, “Hal-hal ini akan meningkatkan daya ingat: gula, daging binatang yang dipotong menurut ajaran Islam yakni di area leher, miju-miju, roti dingin dan membaca Ayat Kursi.”
Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wa Sallam bersabda, “Jikalau seseorang membaca Ayat Kursi sebelum tidur, maka Allah akan mengutus Malaikat untuk menjaga dan melindunginya”.
Seorang yang membaca Ayat Kursi setiap Shalat, maka Shalatnya akan diterima, dan orang tersebut akan diselamatkan oleh Allah Azza Wa Jalla dan Allah akan melindunginya.
Sering membaca Ayat Kursi akan memudahkan di saat Sakaratul Maut.
Ketika seseorang sendirian di rumah, membaca Ayat Kursi akan membuatnya tetap tenang dan tidak akan merasa takut.

Al Qur’an Al Karim merupakan pedoman dan aturan sempurna bagi hidup manusia, merupakan aturan yang kebanyakan dari kita cenderung untuk melupakannya demi kepentingan dan kenikmatan dunia.

Seharusnya kita mengikuti seluruh bimbingan yang disebutkan dalam Al Qur’an Al Karim. Setiap pribadi Muslim seharusnya mengingat Ayat Kursi dan membacanya sebanyak mungkin. Ayat Kursi merupakan salah satu dari sekian banyak berkah yang Allah Ta’ala berikan agar kita tetap jauh dari semua kejahatan dunia. Maka mulailah membaca Ayat Kursi dimulai dari sekarang. Itulah keseluruhan dari keutamaan membaca Ayat Kursi.

Demikianlah pembahasan mengenai bacaan Ayat Kursi, keutamaannya dan beserta penjelasan dari maksud Ayat Kursi yang merupakan ayat termulia di dalam Al Qur’an yang sudah sepantasnya kita sebagai umat Muslim memahami dan pula menghafalnya. Dan terima kasih sudah membaca artikel ini dan semoga bermanfaat bagi kita semua.