Doa Memohon Ilmu Bermanfaat Dunia Dan Akhirat

doa memohon ilmu bermanfaat - Do’a termasuk diantara do’a yang dibaca pada dzikir pagi.Syaikh Abdurrazaq hafizhahullâh mengatakan bahwa orang yang merenungi do’a yang agung ini, dia akan dapati bahwa sangat tepat dan cocok membaca do’a ini diwaktu pagi setelah menunaikan shalat Shubuh. Karena pagi hari adalah permulaan hari dan seorang Muslim tidak memiliki keinginan lain kecuali meraih tujuan dan maksud agung yang disebutkan dalam hadits di atas.

Jika disadari, maka tentu hatinya akan semakin terfokus dan langkah-langkahnya semakin mantap.Beliau juga mengatakan bahwa membaca do’a ini bukan sekedar untuk menetapkan dan mengingat tujuan hidupnya tapi lebih dari itu yaitu membuktikan tadharru’nya dan ketergantuangnya kepada Allâh Azza wa Jalla.Do’a yang diajarkan Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam di atas menunjukkan bahwa ilmu itu ada dua, ada yang bermanfaat dan ada yang tidak bermanfaat; rezeki ada dua, ada yang baik dan ada yang jelek.

Sabda Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam “amalan mutqabbalan” yang artinya amalan yang diterima menunjukkan bahwa tidak semua amalan ibadah yang dilakukan oleh hamba itu itu diterima. Yang diterima hanyalah yang dilakukan sesuai sunnah dan dilakukan dengan ikhlash. Oleh karenanya, hendaklah mewaspadai diri kita dan amalan kita.



Yang perlu kita ketahui bahwa ilmu terbagi menjadi ilmu yang wajib diketahui oleh setiap kita yaitu ilmu yang sifatnya fardu Ain, dan ilmu yang sifatnya kifayah atau cukup dipelajari oleh beberapa orang muslim saja selama kebutuhannya terpenuhi, Di samping itu juga ada ilmu ilmu yang bermanfaat dan ilmu ilmu yang tidak bermanfaat. Ada yang memang ilmu tidak bermanfaat secara umum seperti ilmu sihir dan perdukunan, ada juga ilmu yang bermanfaat bagi seorang muslim dan belum tentu bermanfaat bagi Muslim lainnya misalkan ilmu tentang kalkulus (matematika) tingkat tinggi bagi seorang muslim yang berprofesi sebagai koki. Karenanya kita perlu memilih ilmu mana yang harus kita pelajari dan ilmu mana Yang tidak perlu kita pelajari.

Karena bisa jadi yang kita pelajari tidak bermanfaat bagi kita walaupun bisa saja bermanfaat bagi orang lain. Bagaimana caranya agar kita mendapatkan ilmu yang bermanfaat dan tidak menghabiskan waktu mempelajari ilmu yang tidak bermanfaat? Dari segi usaha tentunya kita harus apakah ilmu yang akan kita pelajari ini sesuai dengan kebutuhan kita atau tidak? Adapun dari segi panduan agama Islam, ada sebuah doa yang bisa kita panjatkan kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala agar diri-Nya berkenan untuk memberikan kita ilmu yang bermanfaat dan menghindarkan diri kita dari ilmu ilmu yang tidak bermanfaat, doanya sebagai berikut:

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam meminta ilmu yang bermanfaat setiap selesai shalat subuh dengan berdoa kepada Allah Ta’ala,

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا، وَرِزْقًا طَيِّبًا، وَعَمَلًا مُتَقَبَّلًا

“Ya Allah … aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rizki yang thayyib, dan amal yang diterima.” (HR. Ibnu Majah no. 925. Dinilai shahih oleh Syaikh Al-Albani.)

Demikian juga, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memohon perlindungan dari ilmu yang tidak bermanfaat. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berdoa,

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ عِلْمٍ لَا يَنْفَعُ، وَمِنْ قَلْبٍ لَا يَخْشَعُ، وَمِنْ نَفْسٍ لَا تَشْبَعُ، وَمِنْ دُعَاءٍ لَا يُسْمَعُ

“Ya Allah … aku berlindung kepada-Mu dari ilmu yang tidak bermanfaat, dari hati yang tidak khusyu’, dari jiwa yang tidak merasa puas, dan dari doa yang tidak didengar (tidak dikabulkan).” (HR. Abu Dawud no. 1548, An-Nasa’i no. 5536, dan Ibnu Majah no. 3837. Hadits ini shahih.)

Syaikh ‘Abdurrahman bin Naashir As-Sa’di -rahimahullahu Ta’ala- menjelaskan bahwa ada empat macam ilmu yang tidak bermanfaat.

Pertama, ilmu yang 100% berbahaya, tidak ada manfaat sama sekali, atau minimal bahaya ilmu tersebut lebih besar dibandingkan manfaatnya (kebaikannya). Misalnya ilmu sihir. Contoh lain, seseorang belajar tentang kesesatan (berbagai aqidah atau pemahaman yang menyimpang), namun dia belum memiliki ilmu tentang kebenaran (‘aqidah shahihah). Seseorang membaca buku-buku yang mengandung kesesatan, padahal dia tidak memiliki “senjata” untuk melindungi dirinya.

Ke dua, sibuk mempelajari ilmu duniawi (ilmu pengetahuan) yang hukum asalnya adalah mubah, namun kesibukan tersebut menjadikannya lalai dari hal-hal yang bermanfaat untuk kehidupannya. Misalnya, kesibukan tersebut menyebabkan orang tersebut lalai untuk menghadiri shalat berjamaah bagi laki-laki tanpa ‘udzur (alasan yang dibenarkan syariat). Dalam kasus semacam ini, ilmu tersebut menjadi ilmu yang tidak bermanfaat.

Ke tiga, ilmu syar’i (ilmu agama), yaitu ilmu tentang Al-Qur’an dan As-Sunnah, namun tidak diamalkan. Sebetulnya dia mengenal ilmu agama, namun dia tinggalkan atau tidak diamalkan. Dia mengenal keburukan namun justru menerjangnya. Ilmu syar’i yang tidak diamalkan, hanya menjadi ilmu yang tidak bermanfaat.

Ke empat, menyibukkan diri dengan ilmu alam atau ilmu modern (seperti biologi, fisika, dan semisalnya) sehingga menyebabkan dirinya cuek dan berpaling dari mempelajari ilmu agama. Orang yang membatasi diri hanya mempelajari ilmu-ilmu alam tersebut, hanya akan menyebabkan pelakunya bingung dan terjatuh dalam kesombongan. Fenomena semacam ini bisa kita saksikan. Seseorang yang hanya sibuk mempelajari ilmu tersebut, bukannya bertambah keimanan kepada Allah Ta’ala, namun akhirnya menjadi pengingkar Tuhan (atheis).

Lalu apa ilmu yang bermanfaat? Menurut penjelasan beliau -rahimahullahu Ta’ala-, ilmu yang bermanfaat adalah ilmu agama (yang diamalkan) dan ilmu yang mendukung untuk mempelajari ilmu agama tersebut, seperti ilmu bahasa Arab dan semacamnya. Demikian pula setiap ilmu yang bisa memperbaiki agama, dunia, dan akhlak manusia. Dengan syarat bahwa agama-lah yang menjadi pokok, sedangkan yang lain adalah tambahan dan penyokong untuk perbaikan agama seseorang.

Sekian pembahan saya mengenai doa memohon ilmu bermanfaat mudah mudahan manfaat bagi kita semua mohon maaf jika artikel ini terlalu singgkat silahkan kalian bisa cari artikel lain yng mengenai doa doa ilmu bermanfaat, mudah mudahan ini bisa menambah wawasan dan pengetahuan kalian dalam bidang doa doa, sekarang kita sudah tahu doa nyah marilah kita setelah melaksanakan sholat kita bisa nyempetin waktu sebentar untuk melapalkan doa.